Jibril, tersangka teroris yang di tangkap pihak kepolisian 25/8, selasa di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Bantan memberikan banyak respon terutama oleh beberapa pihak yang merasa mengenal dekat Jibril. Penangkapan jibril juga membawa banyak protes, baik dari orang tua jibril, yaitu Abu jibril dan pengacara jibril juga pengamat terorisme, yaitu Al-Chaidar yang juga sangat mengenal dekat jaringan terorisme Jemaah Islamiah. Menurut Abu jibril, bahwa anaknya bukan lah teroris. Anaknya hanya pembuat website Ar-rahmah yang berisikan Islam dan Jihat.
Menurut Abu, anaknya hanya ingin melakukan wawancara mengenai jejak Nordin TOP namun jibril tidak mendapatkan informasi apapun tentang Nordin hingga akhirnya jibril menelpon salah seorang warga pakistan yaitu pemimpin Mujahidin Taliban Pakistan melalui sambungan telepon. Abu juga mengatakan bahwa pihak kepolisian Mabes Polri telah mengkambing hitamkan anaknya karena pihak Kepolisian Mabes Polri tidak mampu menangkap teroris yang sesungguhnya.
Sementara pengacara jibril, yaitu munarman menyatakan keberatan atas penggerebekan rumah jibril dan penangkapan jibril tanpa surat – surat bukti penangkapan juga surat penggeledahan. Munarman menyatakan akan mengajukan tuntutan – tuntutan tersebut.
Sejahu ini protes dari pihak jibril terus berlanjut, namun pihak kepolisian hingga saat ini belum memberi tanggapan apapun atas protes – protes yang di sampaikan pihak keluarga juga pengacara jibril.

Comments

comments