Pemerkosaan anak di bawah umur yang di lakukan Nengah Sriada, Denpasar terhadap seorang anak di bawah umur Wati ( nama samaran ). Menurut keterangan dari para saksi, menyatakan bahwa benar sriada telah menyetubuhi anak di bawa umur tersebut. Kejadian yang bermula saat sriada menawarkan korban untuk ke denpasar, karena korban juga bekerja di denpasar. Korban yang percaya kepada sriada tanpa ada perasaan curiga di bawa keliling denpasar dan sriada yang secara tiba – tiba muncul nafsu birahinya segera memaksa korban dengan paksa agar mau bersetubuh dengannya. Menurut pasal 81 ayat 1 no. 23 – 2003 tentang perlindungan anak, sriada mendapatkan hukuman yang berat, namun karena sriada menyatakan penyesalannya terhadap tindakannya kepada korban dan sriada juga meminta maaf terhadap korban. Maka hakim menjatuhkan hukuman enam tahun kepada sriada. Sementara itu sriada yang telah memiliki dua orang istri itu juga akan kehilangan kedua istrinya, dimana kedua istrinya itu telah menuntut cerai kepada terdakwa.

Comments

comments