verytopmenu

Malaysia Menganggap Tarian Pendet Berasal Dari NegaraNya

Malaysia mengklaim bahwa Tari Pendet berasal dari Negeri Serumpun yaitu Malaysia. Bukan yang pertama kali Malaysia mengklaim kebudayaan Indonesia sebagai kebudayaan mereka. Pengklaiman ini sama halnya pencurian atau pengkopian kebudayaan Indonesia yang di nyata sebagai kebudayaan Asing atau Malaysia. Warga Bali sangat kecewa dan berharap agar pemerintah mengambil tindakan untuk kejadian ini. Karena apabila hal ini di biarkan, maka semakin lama bangsa lain dapat mencuri kebudayaan Indonesia. Tari Pendet adalah tarian yang biasa di gunakan untuk acara khusus di Bali, Namun sekarang Tari Pendet sering di adakan di berbagai acara karena berhubung perkembangan zaman yang mana tiap Seni yang berasal dari Bali ini sangat di minati banyak orang terutama wisatawan. Menurut masyarakat Bali, apabila tidak ada tindakan lanjut dari pemerintah Indonesia untuk pencurian Seni ini, Maka suatu saat semua seni yang ada di Indonesia akan di klaim oleh Negara – Negara asing sebagai kebudayaan mereka. masyarakat Bali merasa sangat kasihan dan IBA dengan sifat dan pencurian kebudayaan Indonesia yang di lakukan pihak malaysia. Seharusnya pihak Malaysia merasa malu dengan tindakan seperti ini, Ungkap masyarakat Bali.

Comments

comments

,

141 Responses to Malaysia Menganggap Tarian Pendet Berasal Dari NegaraNya

  1. jogot September 6, 2009 at 1:12 am #

    tarian pendet memang berasal dari bali tapi ianya berkembang sampai ke malaysia, justru tidak salah jika malaysia merasakan tarian pendet sebahagian dari tariannya. begitu juga dengan budaya arab, banyak budaya arab telah digunakan atau dicuri oleh negara2 lain tapi hakikatnya negara arab tidak pernah marah bahawa budayanya dicuri malah dia merasa bangga karena budayanya dapat berkembang jauh.

    • new generation October 7, 2009 at 9:06 pm #

      if u guys need tat stoopid dance,u can take it..stop acting and talking shit about us.U know we r too nice with u guys long time ago(our old generation only)..bcoz we come from same root.but tis time,u guys really crossed da line..u know wat?most of us here(new generation) really dont care about ur disaster over there..we just care about our people over there..u guys make us feel tis way,act this way,and think tis way.. thanx

  2. Ammanda September 6, 2009 at 6:37 am #

    ok dech,
    untuk hal ini, merasakan tarian pendet sebagian dari tarian malaysia, sebenarnya tidak semuda yang di perkirakan dan tdk semuda yang di samakan dengan arab.
    seperti kata pepatah, bahwa, beda daerah, beda aturan dan kebudayaan. mengenai bali, masyarakatnya sangat kuat akan kebudayaan dan sangat berpegang erat akan kebudayaan yang dari leluhur. untuk kebudayaan seperti batik atau yg lain mungkin tidak begitu jadi masalah buat mereka, hanya MUNGKIN ya mas, tapi untuk tarian pendet, menurut mereka, dahulu kala tarian ini di gunakan untuk acara agama yang sangat tertentu dan tarian ini punya arti khusus untuk agama yang di anut. itu sebabnya mereka tidak bisa menerima istilah kata tarian pendet sebagian dari tarian malaysia. karena menurut masyarakat bali, tari ini punya atri khusus di agama.
    saya rasa mas bisa memahami kenapa masyarakat bali sangat bersikeras mengenai tarian pendet ini. mengenai tarian pendet yang di pertunjukan di kadang – kadang untuk tontonan turis, itu juga tidak sembarang mas, menurut masyarakat bali, mereka memiliki banjar atau tempat tempat khusus untuk ijin tarian ini atau ijin tarian lainnya,,
    karena tiap tari memiliki arti yang berbeda, bahkan kadang pemerintahan di bali akan menegur masyarakat yang apabila mempertunjukkan tarian yang di anggap agak berubah atau memiliki arti yang kurang tepat dalam suatu acara. karena tiap acara akan di tentukan tarin apa yang akan di pakai.
    itu dulu info yang saya bisa beri, semoga cukup buat memahami beberapa hal yang kadang tidak di mengerti pihak lain.
    terima kasih

  3. rose September 7, 2009 at 8:12 am #

    Salam. Sebagai rakyat Malaysia saya prihatin terhadap dakwaan sebegini. Tentunya seperti rakyat Malaysia lainnya, cerita seumpama ini hanya di pandang sebelah mata (tidak emosional) kerana beberapa sebab. Pertama, tarian pendet tidak sama sekali popular di Malaysia dan tentulah kami tidak beria-ia mengatakan ia milik Malaysia. Orang Melayu Malaysia beragama Islam dan tentunya tidak obses dengan tarian pendet Bali yang berciri mistik dan berbudaya Hindu. Selain itu dokumentari itu biarpun berkenaan Malaysia tetapi dibuat oleh Discovery Channel yang mempunyai panel penulis dan wartawan tersendiri yang membuat research (penyelidikan) mereka, jadi isu tarian pendet di dalam siaran tersebut tidak seharusnya mensabitkan Malaysia, seolah olah kami “mencuri” kebudayaan Indonesia. Periksa dahulu barulah protes. Jangan salahkan nyamuk kelambu di bakar!.

    • Ammanda September 8, 2009 at 7:12 am #

      Salam,
      saya paham benar perasaan masyarakat malaysia,
      sebagai writer, saya hanya menulis news yang saya dengar, baca, lihat di media dan saya tuangkan lagi di blog.
      sejahu ini, yang saya ketahui, bahwa rakyat bali dan indonesia hanya kecewa ( dissapoint ) mengenai news yang menyatakan klaim atas tari pendet. rakyat indon apalagi bali tidak pernah ingin adanya perseteruhan antar bangsa yang masih seASIA,, rakyat bali hanya saja tidak dapat menerima news yang di peroleh dari DISCOVERY CANNEL yang menyatakan malay klaim tari pendet dari negara malay.
      Dengan adanya news dari CCN yang menyatakan bahwa adanya kesalahpahaman antara DISCOVERY CANNEL dengan promo tari pendet, maka sebahagian rakyat indo telah memahami dan mengerti masalah yang sebenarnya.
      Sebagaian rakyat bali yang belum mendengar atau melihat langsung LIVE NEWS antara DISCOVERY dan PEMERINTAHAN INDONESIA yang menyatakan kesalahpahaman ini, melalui INDONESIA CANNEL maka hal ini akan sulit untuk di pahami masyarakat. Sama dengan rakyat manapun, apabila ada penjelasan yang CLEAR atau TERBUKA secara LIVE di INDONESIA NEWS atau LIVE NEWS tentang tari pendet yang menyatakan bahwa semua hanya kesalahpahaman, maka tanggapan negatif itu tidak akan ada lagi di benak rakyat indon.
      Hal yang di perlukan adalah, adanya LIVE NEWS tersebut yang mana rakyat INDON di lokasi manapun dapat bersama – sama menyaksikan LIVE NEWS tersebut dengan permintaan maaf secara langsung pihak DISCOVERY akan kesalahpahaman ini di saluran INDONESIA CANNEL, maka dengan senang hati rakyat indon atau bali akan beri maaf atas kesalahpahaman pihak DISCOVERY.
      Sesuai kata pepatah, Tiada guna bermusuh, namun alangkah indah berteman dan saling bermaafan,, itulah yang tertanam di hari rakyat indon.

      • kodiang October 12, 2009 at 1:25 am #

        sememangnya pun pihak kerajaan msia langsung tdk mahu isu ini diperbesarkan.msia sudah banyak tarian2 yg lebih menarik sperti joget,makyong serta zapin.bagi saya isu tarian pendet bukan gara2 kerajaan msia,ianya lebih kpd salah discovery channel serta produksi filem yg terlibat.

      • INDON BANGSA BODOH February 16, 2011 at 5:20 am #

        DASAR INDON BANGSA BODOH SEDUNIA…..TARIAN AGAMA HINDU AJA MAHU PERANG..YANG UNJUK RASA DI INDON PASTI BANGSA INDON YANG KONONNYA BERAGAMA ISLAM….hahaha..LUCU AMAT D.

  4. Amin September 7, 2009 at 11:26 pm #

    Salam Nusantara !
    Kembali ke asal..itu adalah kenyataan yang baik. Kita serumpun tidak harus dijadikan bahan ketawa negara-2jiran yang lain. Isu -isu mencuri ini dan itu , tidak wajar. Ini adalah permainan kotor golongan (provokator) yg mau melihat hubungan 2 negara ini menjadi keroh.
    Wahai..umat nusantara…liat lah…sekeliling kita….apakah pencapaian kita sehingga kini…perkara yg kecil ini jangan di besarkan….! ini adalah..isu kolot dan tdk berasas. Bangunlah wahai umat nusantara……wasalam

    • Ammanda September 8, 2009 at 7:18 am #

      Good,,
      Hal yang utama di lakukan adalah mendengar berita,
      menyaring dalam hati,
      mencari tau kebenaran,,
      mendengar penjelasan dai kebenaran,
      setelah jelas,
      saling bermaafan dan berlanjut kerja sama untuk kedepan,,
      jangan berpandangan ke belakang dan saling memaki kebudayaan, saling memaki sesama rakyat,,
      namun coba lah tuk lebih pintar ( smart )
      yaitu membaca berita untuk ilmu pengetahuan kedepan agar lebih baik,,
      setelah tahu kebenarannya,, maka jadikan itu pelajaran atau pengalaman ( EXPERIENCE ) untuk bisa lebih baik.

    • kodiang October 12, 2009 at 1:27 am #

      saya setuju dgn saudara amin.isu spt ini tdk sepatutnya sampai ketahap nak ganyang msia.Banyak lagi masalah kemanusiaan yg melanda rumpun melayu yg harus diberi perhatian kita semua.

  5. Tilpoo September 8, 2009 at 2:04 am #

    Ello orang Indon,..
    kalau orang Jawa datang Malaysia,..bermastautin di Malaysia dan menjadi warga negara Malaysia, dan mereka mengamalkan kebudayaan asal dari Indonesia seperti Kuda kepang, makanan Padang etc etc,,…mahukah kamu panggil saudara kamu itu pencuri?????….LU PIKIR LA SENDIRI.

    Tentang tarian Pendet,..tarian itu LANGSUNG TIDAK POPULAR dan TIDAK AKAN DIPOPULARKAN,..semua ini kerasa salah Discovery Channel dan tidak kena mengena dengan Malaysia. Discovery Channel sudah memohon maaf. Tak perlu dijadikan isu.

    Cuma saya melihat isu ini cthnya; dengan provokasi pihak rakyat Indonesia ingin menyerang Malaysia,..hanya memperlihatkan betapa tidak cerdiknya (easyword:bodoh) menangani isu-isu remeh ini!!!!!!

    • Ammanda September 8, 2009 at 7:33 am #

      Buat saudara Tilpoo,,
      saya sebagai writer memang belum memuat news mengenai permintaan maaf atas kesalahpahaman DISCOVERY mengenai promo tari pendet ini,
      namun sebagai sesama umat, seharusnya kita tidak terbawa emosi dengan news yang ada, Seperti kata pepatah, JAngan pernah terbawa Emosi, karena emosi hanya akan membuat kamu terpuruk, Jadilah air di saat yang lain terbakar.
      sebagai rakyat malay, ada baiknya anda memberi penjelasan dengan tenang selayaknya seorang yang berpendidikan, tidak perlu dengan OTOT KEJANG yang menyatakan kata – kata kasar, karena kata kata kasar lah yang bisa memancing permusuhan, pertengkaran antar kedua bangsa nantinya.
      karena di satu pihak akan berfikir, kenapa harus emosi kalau tidak merasa bersalah?
      kenapa harus marah kalau tidak merasa melakukanNya?
      nha, pemikiran seperti inilah yang hars di hilangkan dari pemikiran rakyat indon,, kalau rakyat indon sedang emosi dengan news yang di peroleh dari DISCOVERY, maka harusnya rakyat malay dengan tenang dan berwibawa juga dengan kata kata lembut menjelaskan kebenarannya, bukan dengan kepala PANAS.
      jika anda menjelaskan dengan tenang, maka siapa saja yang membaca comment ini tidak akan terbawa emosi yang bisa menyebabkan pertengkaran pendapat antar 2 bangsa. Namun bila pihak malay dengan mudah terbawa emosi dan tidak menjelaskan dengan kepala dingin atau menyatakan kata kata kasar, maka sampai kapan pertikaian akan berakhir?
      semua kembali ke individu masing masing untuk menjaga hubungan yang baik antar negara masing2.
      thanx

  6. bluwie September 8, 2009 at 8:07 am #

    salam… saya nak bagi pendapat blh tak? saya rasa isu ni mmg dah mcm myentuh sensitiviti org inndonesia.. tpi secara tak lgs mnyentuh hati org malaysia.. jika org indonesia tak mengikut emosi, masakan pelajar2 malaysia yg sdg blaja di indo terancam?? hal ini lah mnyebabkan kami, org malaysia pada suatu ktikanya akan teremosi.. perkara yg sama jgk pada bahagian anda.. saya nak mntak maaf sebab tari pendet ni mmg kami org malaysia sgt tak familiar.. apa tu tarian pendet? apa guna tarian tu kat sini (malaysia).. tapi bila fikir2 balik, org indo mmg patut bangga skiranya org malaysia mngetahui tarian ini dan bukannye memaki… harap jangan lah keruh kan keadaan.. kita semuanye berakal bukan hanya berotak.. ~maaf jika rasa terkasar bahasa.. salam~!

    • Ammanda September 8, 2009 at 8:38 am #

      pelajar pelajar malaysia terancam di indonesia?
      sejahu ini saya tidak pernah dengar berita itu.
      bahkan di bali, masih banyak sku india yang berlibur di bali, namun mereka tidak terancam hanya karena tarian pendet, apalagi mahasiswa atau mahasiswi?
      Pemerintahan indon juga akan beri yang terbaik tuk rakyat indon juga buat tetangga seberang, pemerintah indon tidak akan merusak masa depan mahasiswi/a malay yang belajar di indon hanya karena tari pendet.
      kemungkinan menurut saya, pelajar indon sering membahas news yang lagi panas mengenai tari pendet, dan mungkin hal ini yang menyebabkan rasa ketidak nyamanan pelajar malay yang ada di indon, bukan berarti pelajar indon melakukan hal yang tak bermoral dengan berbuat hal buruk terhadap pelajar malay.
      jika ini terjadi tentunya saat ini pemerintahan indon dan malay pasti sedang ribut atau rapat besar, namun sejau ini masih aman aman saja, karena masalah tari pendet ini sebenarnya hanya bahan news saja, jadi untuk berbuat hal yang tidak baik, saya tidak pernah dengar bahwa pelajar indon terancam belajar di indon.
      anda boleh datang saat holiday di bali, walau pun anda dari bali, anda akan tetap di perlakukan dengan baik, walau masalah tari pendet sedang HOT.
      rakyat indon dan pelajar indon, hanya kecewa dengan news dari discovery waktu itu, namun tetap saja pelajar indon, rakyat indon perlakukan rakyat malay di indon sebaik mungkin.
      karena banyak pelajar malay di sumatera, jakarta, bandung, mereka tidak ada masalh dengan teman teman. tetap bersahabat, namun kemungkinan pertanyaan opini dari pelajar indon kepada pelajar malay mengenai tari pendet atau mungkin pelajar indon memiliki banyak Question masalah kebenaran NEWS tari pendet yang membuat pelajar malay tidak nyaman.
      jadi, jangan termakan isu apabila tidak benar mas.
      karena hal ini yang dapat mmembua pertikaian yang semakin dalam lagi antar 2 bangsa.
      thanx

      • alien September 8, 2009 at 6:19 pm #

        “pelajar pelajar malaysia terancam di indonesia? sejahu ini saya tidak pernah dengar berita itu.”

        sila lah lihat link di bawah dan komen sendiri..
        http://www.detiknews.com/read/2009/09/08/125424/1199055/10/warga-malaysia-di-sweeping-di-jalan-diponegoro

        http://www.bernama.com/bernama/v5/bm/newsindex.php?id=438996

        saya ada kawan yang belajar di indonesia..dia malah mengatakan ada pensyarah yang ingin menggagagalkan mereka semata2 kerana mereka warga malaysia..
        bahkan ada juga pensyarah yang yang membangkitkan isu2 ini sehingga menyinggung perasaan pelajar malaysia..itu semua daripada golongan akademik..yang ilmunya tinggi..bukankah itu sesuatu yang patut difikir semula???

        di jogja dan bandung, terdapat student universiti yang membuat demostrasi anti malaysia..meminta menghalau pelajar malaysia..memanggil malaysia bangsat..maling..

        berbanding rakyat malaysia, ternyata rakyat indonesia lebih beremosi dalam menangani masalah tersebut..saya tidak berniat memburukkan mana2 pihak..saya cuma bersimpati dengan kawan-kawan saya yang sedang menuntut di Indonesia..hakikatnya mereka tertekan, bahkan itu semua boleh menimbulkan kebencian terhadap Indonesia.

        kenapa kita perlu bergaduh soal ini?sedangkan sudah terbukti malaysia tidak menuntut hak ke atas tarian pendet ini..lebih baik kita membuang sengketa dan syak wasangka sesama kita dan hidup dengan harmoni..

        wallahualam.

        • Ammanda September 10, 2009 at 5:35 am #

          saya setuju dengan hal itu,,
          berdamai, bicara baik baik,,
          namun apa hendak di kata,, apabila sebagian rakyat yang ingin kejelasan dari pemerintah dan pembuat promo yaitu DESCOVERY CANNEL tdk ada respon dan tiada kejelasan yang bisa di berikan secara langsung pada rakyat indo,,,
          mereka yang inginkan kejelasan inilah yg masih HOT dan melakukan demonstrasi untuk mendapatkan masalah ini CLEAR di selesaikan secara terbuka oleh DISCOVERY dan PEMEINTAHAN INDO..
          saya juga turut prihatin atas apa yang di alami pihak students malay yang di sweeping di beberapa tempat, namun tidak di semua tempat, jujur saja,, saya di bali,, dan di bali rakyat malay tidak di perlakukan dengan buruk, rakyat malay yang ada di bali dan berlibur di bali di perlakukan dengan baik.
          walaupun rakyat bali mengetahui masalah tari pendet ini, namun bagi masyarakat bali, mereka hanya menunggu kejelasan dari DISCOVERY dan PEMERINTAH.
          kamu boleh cari NEWS bali,, tidak ada perlakuan buruk terhadap pihak malay yang ada di bali,, semua sama di perlakukan dengan baik..
          mungkin di sebagian lokasi dan tempat,, namun apabila sampai ada yang melukai pihak jiran,, tentunya kedutaan malay tidak akan tinggal diam dan tentunya akan menjadi masalah besar.
          sejahu yang saya ketahui, sweeping yang di lakukan tidak untuk melukai dan hanya protes yang di ajukan kepada PEMERINTAH dan pihak DISCOVERY saja,,
          memang benar, students malay pastinya merasa tidak nyaman dengan hal ini, namun students malay juga punya hak untuk berembuk dan meeting dengan konsultan malay yang ada di indo agar melakukan temu bicara antar kedua pihak pemerintahan untuk mengCLEAR kan masalah tari pendet ini agar tdk jadi bumerang.

  7. HR September 8, 2009 at 1:09 pm #

    salam,
    saya berasa dukacita dengan perkara diatas. Sebagai keluarga nusantara, kita seharusnya lebih bijak lagi memantau perkara sebegini. Jika hanya menunding jari diantara satu sama lain boleh memburukkan lagi keadaan. Terlalu banyak isu yang sudah diperbangkitkan oleh pihak tertentu yang cuba menangguh air yang keruh. Ini adalah tidak bersesuaian dengan tema kehidupan kita sebagai keluarga nusantara. Kesejahteraan dan kedaulatan nusantara adalah terletak di tangan kita semua. Oleh itu semua pihak bertanggungjawab untuk mencegah perkara sebegini sebelum menjadi parah.Jangan mudah percaya dengan media kerna bisa aja membuat kita lebih emosi apabila mendengar cerita sebegini.Kajian yang terperinci harus dijalankan. Ini adalah budaya nusantara yang harus dipertonjolkan dan diajar kepada generasi akan datang.Pihak pemerintah kedua-dua negara harus memainkan peranan penting dalam masalah ini. Justeru itu, jangan sia2kan keamanan sejagat yang telah lama kita pupuk dlam masyarakat nusantara. Jangan perlihatkan kebodohan kita yang boleh mengakibatkan bencana yang kita sendiri undangi. Kekerasan tidak sama sekali harus dipergunakan oleh mana-mana pihak. Saudara-saudara kita diluar atau didalam negeri bekerja keras untuk mencari rezeki di malaysia mahupun indonesia. Masihkah kita mahu mempersoalkan kredibiiti masyarakat nusantara kita? Fikirkan…hidup ini bukan untuk hari ini malah untuk masa akan datang juga perlu di titik beratkan…
    wslm

    • Ammanda September 10, 2009 at 5:20 am #

      Thanx,,
      exellent,,
      itu baru comment….
      saya acungkan jempol buat KAMU,,
      semoga mereka yg baca comment kamu bisa lebih dewasa lg dlm memberi comment..
      thanx alots

  8. Mahraja Sanjaya September 9, 2009 at 2:23 am #

    Heran..rakyat ada ratus-ratus juta, tapi membiarkan yang jahat dan tolol mengalih pandangan.

    Tidak usah dicerita pasal pendet, kita di Malaysia rasa loya mendengarnya.

    Sibuk dgn hal-hal kecil…tuh yang besar bagaimana? Siapa yang SEDANG mencuri ekonomi negara kamu wahai Indonesia?

    Pikir,pikir,pikir..apa tidak punya malu? Rakyat ratus-ratus juta, negara besar, resources banyak tetapi rakyat miskin papa kedana. Rakyat jadi hamba & kuli negara orang, dianiayai orang lain, dihina bangsa lain…

    Kejahatan diri sendiri perlu diperangi dulu..

    Setuju?

  9. Ammanda September 9, 2009 at 5:41 am #

    Saya berusaha berbicara dan memberi pendapat atas comment tiap orang dengan sangat baik, berusaha berbicara dengan sopan dan memiliki tata kerama dalam berbicara,
    akan lebih baik miskin ekonomi dalam tiap masyarakat indo dari pada miskin moral seperti anda…..
    karena seharusnya anda baca baik2 tiap reply atas comment yang saya beri,, saya berusaha agar tidak ada permusuhan antar 2 bangsa,, namun anda tidak bisa menyimak comment dan reply yang ada,, anda hanya MENYOMAK ( TIDAK BERAKAL SELAYAK BERPENDIDIKAN ) saat menulis comment.
    apa miskin moral,tata krama,sopan santun jau lebih hebat dari miskin harta?
    miskin harta masih bisa dapat income dengan bekerja keras, NAMUN miskin moral, sopan santun, tata krama seperti anda yang tidak bisa menghargai tiap reply dari comment yang saya muat,, maka ANDA bukan apa apa, anda bahkan lebih miskin dari merka semua yang termiskin.

    • Mahraja Sanjaya September 10, 2009 at 2:27 am #

      Manusia bangsa apa sekalipun, kalau tidak mahu mengakui kenyataan hatta sepahit mana pun, tidak akan progresif.

      Sejak bila bercakap benar menjadi tidak sopan? Semenjak bilakah menyatakan yang fakta itu menjadi tidak berakal?

      Siapakah anda sebenarnya, kerana rupanya anda bangga melihat rakyat Indonesia miskin ekonomi. Kononnya, kerana walaupun miskin ekonomi tapi bangsa Indonesia kaya moral.

      Miskin ekonomi + miskin pelajaran = Kaya Moral ???

      Yang kaya ekonomi tapi terus menindas dan menipu bangsanya sendiri; inikah KAYA MORAL??

      Bangsa sendiri yang tidak berpendidikan dan tidak punyai ilmu tapi bersemangat tinggi telah ditipu supaya mengganyang Malaysia hanya kerana tari pendet, kerana lauk rendang, kerana kuda kepang, kerana arowana…dan beribu-ribu kerana lagi… Tujuan yang besar TIDAK LAIN hanyalah supaya rakyat Indonesia tidak sedar bahawa mereka sedang ditindas dan diperas oleh golongan mereka sendiri yang tamak haloba dan yang tidak pernah mahu mengambil tahu akan kebajikan nasib saudara-saudara mereka sendiri.

      Manusia jenis apa ini yang tidak malu menipu bangsanya sendiri!!!

      • Ammanda September 10, 2009 at 5:55 am #

        tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, begitu juga anda,,
        anda hanya sosok yang tidak jau sama seperti TERORIS yang hanya bisa memanas manasi orang lain untuk saling maki, seperti tidak di didik saja. anda terlalu naif dan egois merasa anda jau lebih baik, merasa anda perfect dan tau akan segala hal,,
        kelakuan anda ini yang dapat memancing perpecahan, emosi dari mereka yang belum dapat kejelasan atas kebenaran yang mereka cari.
        atau anda memang golongan yang suka memecah belah hubungan yang bertetangga?
        saya berada di bali, dan saya berusaha berbaik kata, bersopan santun bicara dan reply comment anda anda semua, namun cuma anda yang bersifat kurang ajar.
        dari semua yang memberi comment, kebanyakan beri comment yang baik,, comment yang berunsur bertanya,, menjelaskan apa yang mereka tau dan apa yang mereka tidak tau dan berbicara sopan layaknya sosok yang di didik dengan baik,,
        namun hanya anda yang tidak memiliki semua itu,,
        anda ini MALAY apa? orang seperti anda lah yang bisa membuat rakyat malay yang ada di indo terancam, kata kata kasar anda yang tidak membangun bahkan memancing amarah orang lain lah yang bisa membahayakan hubungan antar 2 bangsa dan juga antar pelajar,,,
        tidak pernahkah anda berpikir akan keselamatan, kenyamanan orang malay di negeri lain seperti indo?
        saya masih berpikir untuk mendamaikan 2 negara yang sedang HOT dengan NEWS tari pendet, karena saya tau masih ada rakyat INDO di negeri jiran yang menetap, belajar atau bahkan kerja di sana,,
        itu lah sebab nya saya tidak ingin berbicara ASAL tanpa DI PIKIR dulu dalam blog ini, karena saya punya pendidikan, hati, perasaan atas rakyat indo yang ada di negeri jiran,,
        saya juga tak ingin rakyat indo yang ada di negeri jiran di perlakukan dengan tidak baik,, oleh sebab itu saya berusaha reply comment dengan DAMAI,, dengan kata2 yang tidak KASAR,,
        namun anda?
        apa anda sudah sempurna?
        sehebat mana anda yang tidak pakai akal memikirkan rakyat sendiri di INDO?
        jaga MULUT kalau tidak pandai BECAKAP,,
        jangan asal bicara yang akhirnya bisa merugikan dan membuat masalah atas RAKYAT sendiri di negeri lain,,,
        atau jangan jangan anda hanya salah satu dari pihak teroris yang ingin memecah belah KEDAMAIAN antar bertetangga ini?
        atau jangan jangan anda ini senang dengan PERPECAHAN kedua negara ini?
        untuk apa?
        untuk kepentingan pribadi?
        dapat MONEY berapa untuk upah memecah belah kedua negara ini?
        Siapa kah DONATUR anda?

        • Mahraja Sanjaya September 10, 2009 at 7:20 pm #

          Anda selalu mengklaim bahawa anda berpendidikan. Baguslah, tapi barang diingat bahawa pendidikan itu tidak ada habisnya; kerana alam berubah dan suasana bertukar. Kalau tidak dididik lagi dengan ilmu-ilmu yang baru dan relevan, mereka yang mengaku berpendidikan boleh saja sebenarnya punya pengetahuan yang kuno dan kembali menjadi dungu kerana ketinggalan dan tidak mengerti mengenai perkembangan hal-hal semasa.

          Sama ada saya sempurna, separuh sempurna atau tiga suku sempurna tidak ada kena mengena dengan apa yang ingin kita bahaskan.

          Hanya kerana saya orang Malaysia yang menyatakan sesuatu yang benar (kenyataan yang pahit) mengenai orang Indonesia, lalu anda dan orang Indonesia lainnya mahu memukul mana-mana saja orang Malaysia yang berada di Indonesia? Begitu? Begitukah mentaliti sebenar rakyat Indonesia atau begitukah yang anda ingin ajarkan kepada rakyat Indonesia?

          Jika tidak ada seorangpun rakyat Malaysia di Indonesia, lalu saya bolehlah mencaci dan memaki Indonesia atau rakyatnya?

          Logika yang distorted boleh membawa kesusahan kepada diri sendiri.

          Saya tidak mewakili Malaysia!!! Dosa apakah segala rakyat Malaysia lain yang berada di Indonesia mahu dipukul atau disapu hanya kerana orang Indonesia tidak bersetuju dengan pandangan atau pendapat saya?

          Apa anda ingat segala rakyat Indonesia sebodoh itu? Tapi, jangan lupa penulis-penulis(mungkinkah seperti anda?) dan manusia-manusia jahat dalam media di negeri anda boleh membuat sekelompok manusia yang tidak
          berpendidikan dan tidak punya kerja di sana menjadi tidak siuman dan tidak keruan..!

          Siapa yang lebih hina di antara teroris dengan mereka yang menipu bangsa sendiri.

          Kita hidup di dunia, jangan sekali-kali kita mempertuhankan wang. Bukankah kita telah diajar bahawa yang benar itu harus dinyatakan walaupun tidak diupah oleh sesiapa?

  10. Hann Farrell September 9, 2009 at 7:12 pm #

    Apa yang kecuh sangat pasal TARIAN PENDET ? Bagaimana bentuk tariannya ? Aku sendiri tidak pernah tahu tentang Tarian Pendet. Kerana ‘kesempitan fikiran’ segelintir rakyat Indonesia berkenaan dengan issue Tarian Pendet, banyak pihak yang susah. Rakyat malaysia yang berada di Indonesia telah menjadi ‘Mangsa’. Pelajar Malaysia yang menuntut di Indonesia telah menjadi ‘mangsa’. Aku sendiri telah membatalkan rancangan percutian ke Bali kerana tidak mahu menjadi mangsa pihak yang ‘berfikiran sempit’.

    • Ammanda September 9, 2009 at 11:00 pm #

      terima kasih atas comment nya,
      masalah tari pendet memang sedang marak di perbincangkan,
      sedang menjadi bahan news yang hot di indonesia, saya telah mendengar news mengenai sweeping rakyat malay di indonesia, namun pada hakikatnya sweeping ini tidak untuk menyakiti rakyat malay. beberapa sweeping di lakukan sebagai protes ke pemerintah saja, bukan untuk menyakiti rakyat malay yang ada di indo.
      rakyat indonesia hanya ingin dan berharap agar pemerintahan indo yang langsung berbicara dengan pihak malaysia ( DISCOVERY CANNEL ) mengenai promo tari pendet waktu itu. rakyat indo hanya ingin kejelasan dari pemerintahan indonesia. namun hingga saat ini kejelasan seperti LIVE NEWS belum ada mengenai teri pendet ini, hal ini yang membuat rakyat indo merasa tidak adanya perhatian akan tuntutan rakyat. Disisi lain, kemungkinan besar pemerintahan indo sangat lah sibuk dengan urusan negara yang lain, hingga masalah tari pendet belum bisa di berikan kejelasannya kepada rakyat indo.
      Dengan adanya LIVE NEWS seperti yang saya kata di reply comment sebelumnya, bahwa pihak DISCOVERY dan pemerintahan INDO mengadakan jumpa pers dengan acara LIVE NEWS yang dapat di saksikan oleh seluruh rakyat INDO, maka rakyat indo pun akan mudah memahami apa pasal yang sebenarnya.
      Sebahagian rakyat, baik di negara manapun, tidak seluruhnya memahami internet atau tidak seluruhnya memiliki media CCN, AUSTRALIA NETWORK di home masing masing. Sebahagian besar hanya memiliki CANNEL LOCAL yang mana mereka tidak dapat mengikuti NEWS mengenai tari pendet secara mendunia. Hingga mereka belum jelas mendengar NEWS mengenai DISCOVERY CANNEL yang telah meminta maaf atas kesalahan promo tersebut.
      Saya bisa memahami perasaan rakyat malay yang merasa tidak nyaman dengan sweeping atau dengan hal apa saja yang di lakukan rakyat indo untuk mendapatkan kejelasan dari pemerintah.
      Saya juga sebagai salah satu rakyat indo memohon maaf apabila adanya tindakan yang kurang nyaman yang di lakukan rakyat indo untuk mencari kejelasan mengenai kebudayaan tari pendet.
      Sebenarnya, apabila ada kejelasan yang secara cepat di lakukan pihak pemerintah dan discovery tentang tari pendet ini, maka masalah ini akan segera usai dan tidak jadi bahan perang buat sesama rakyat yang bertetangga.
      oleh karena itu, rakyat saat ini hanya inginkan kejelasan antara pemerintah indo dengan pihak DISCOVERY yang ada di malay, kejelasan yang benar benar LIVE hingga dapat di lihat oleh rakyat INDO di seluruh indo.

      • ida September 13, 2009 at 10:24 pm #

        Permohonan maaf secara terbuka daripada syarikat KRU (penerbit dokumentari)telah diadakan secara ‘LIVE’ di TV One pada hari pertama isu tarian pendet ini diperkatakan. Saya sendiri melihat ‘LIVE Coverage’ tersebut kerana saya berada di Indonesia ketika itu. Saya amat DUKACITA kerana TV One hanya menyiarkan SEKALI sahaja dan pihak media Indonesia yang lain tidak menyiarkan dan memperjelaskan intipati permohonan maaf tersebut. Pihak Discovery juga memohon maaf dan serta merta menarik balik advert tersebut. PERISTIWA INI BERLAKU HAMPIR SEBULAN YANG LALU. Sebaliknya, isu ini telah disensasikan sehingga berlarutan ke hari ini kerana pihak media cuba menutup yang benar dan menyuntik rakyat Indonesia dengan provokasi emosi. Pandangan dan perspektif saya mengenai Indonesia, rakyat Indonesia dan juga media Indonesia telah berubah sama sekali semenjak isu ini berlaku.

        Ini adalah petikan daripada kenyataan pihak KRU mengenai permohonan MAAF(http://www.murai.com.my/article/default.asp?article_id=4736&c=1&s=1)

        “Pihak kami sudah pun menjelaskan tentang salah faham ini menerusi temuramah secara siaran langsung di TV One, Indonesia bersama Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia, Bapak Jero Wacik pada 24 Ogos lalu selain serta Duta Besar Republik Indonesia di Malaysia pada 25 Ogos lalu.
        “Bukan itu saja, pihak Discovery Channel telah pun memohon maaf sertaa mengeluarkan kenyataan media dan kekesalan mereka terhadap isu kesilapan itu. Malah, Kerajaan Malaysia pun turut campur tangan untuk menjernihkan semula kekeliruan yang timbul ini. “Tetapi mengapa segelintir mereka itu masih terus mengecam Malaysia? Mengapa mereka mahu ambil kesempatan ini untuk bercakap yang bukan-bukan tentang negara kita? Kenyataan mereka bagi saya memang keterlaluan.

        • Ammanda September 16, 2009 at 5:21 pm #

          Saya memang ada baca News mengenai temu dengan jero wacik beberapa waktu silam, namun saya tidak dapat sinyal TV one di lokasi saya, saya hanya ada cannel CCN, Aussie Network dan saya mengetahui news permintaan maaf melalui cannel CCN, juga lewat online Net dan newspaper Bali.
          Seperti yang saya telah katakan bahwasannya media tidak dapat di salahkan sepenuhnya karena media telah memberikan yang terbaik untuk rakyat, dan media juga harus mencari News terbaru yang mana saat ini marak di cari tahu oleh masyarakat adalah news alur MUDIK.
          Rahmadan adalah hari yang paling melelahkan bagi media karena banyak liputan mengenai rahmadan dan alur mudik bahkan news lokal lainnya.
          media telah berikan yang terbaik ke rakyat, yang menjadi mesalah adalh mengapa sampai sekarang tiada tindakan Pemerintah kedua Negara untuk bertemu secara langsung dan di tayangkan oleh seluruh cannel TV lokal dan menjelaskan kebenarannya dan membuka pikiran rakyat indon untuk menyelesaikan masalah ini agar kedua Negara dan terutama pelajar pelajar indon ataupun malay yang berada di kedua Negara tidak terancam.
          Mengenai media yang tidak seluruhnya menyiarkan news ini secara langsung dalam waktu bersamaan adalah karena tiap media memiliki acara khusus rahmadan di tiap cannel masing masing. Suatu news LIVE yang benar benar SERIOUSLY untuk menangangi masalah ini adalah dengan contact kepada tiap media yang ada di indonesia untuk membuka news LIVE sacara bersamaan di seluruh indon mengenai pertemuan kedua Pemerintahan Negara dalam pembahasan terbuka Tari Pendet, hingga apabila ada pihak provokasi yang ingin memecah belah kedua Negara ini, akan mati KUTU ( tidak dapat bekerja ) karena tiap masyarakat di mana saja yang ada di indon akan mengetahui secara langsung dan terbuka news Tari Pendet ini.

  11. nana tanjung September 9, 2009 at 9:35 pm #

    entah, minta maaf la, tapi kami kat malaysia ni tak minat langsung la kat tarian pendet. Ambikla la balik tarian tu. BENDERA sampai nak hantar orang berperang dengan Malaysia. Ingat kita ni apa kayu ka? Sampai tahan orang Malayisa, nak halau, pijak bendera kita. apa ni? Bila jerebu teruk sbb hutan dibakar di Sumatera tak pa plak? sampai semua orang menderita kat malaysia kena jerebu. tu lagi teruk. Kita diam ja. tak pijak lak bendera indon. Sbb tarian sampai nak bererang? We are not interested, we dont want dan tak pernah ada keinginan. Minta maaf, tapi bukan orang indon saja yang pandai emosi. Kami pun ada hati dan perasaan.

    • Ammanda September 9, 2009 at 11:15 pm #

      terima kasih atas commentnya,,
      sungguh kedua rakyat tidak ingin ada pertikaian, hanya membuat kita susah dan tak guna. kita masih bertetangga, akan lebih baik saling menjaga, tidak baik di lihat negara lain, kalau kita yang bertetangga saling tengkar dan saling maki.
      Saat ini bukan lah masalah interest atau tidak dengan tari pendet, karena sebagian rakyat malay tidak tahu menahu masalah tari yang di promo oleh pihak DISCOVERY.
      rakyat seperti biasa hanya lah melakukan activity masing masing tiap hari, dan saya tidak salahkan apabila ada sebahagian rakyat malay yang sebenarnya tersinggung di anggap mencuri kebudayaan seni indo.
      saat ini yang menjadi masalah di mana kejelasan antara pihak DISCOVERY untuk rakyat indo? Discovery hanya meminta maaf melalui beberapa media INTERNATIONAL yang belum seluruhnya di gunakan rakyat INDO.
      Apabila pihak DISCOVERY datang ke INDO dan menyatakan dengan LIVE NEWS bahwa kedatangan pihak DISCOVERY adalah meminta maaf atas KESALAHPAHAMAN mengenai promo tari pendet, tentunya pihak INDO akan dengan hati besar memberi maaf. karena rakyat indo hanya ingin kejelasan, bukan kekerasan.
      Sering saya lihat forum yang akhirnya di gunakan sebagai tempat caci maki, seperti FORUM MALAYSIA, say banyaklihat comment yang akhirnya tempat saling caci maki antara rakyat indo dan malay,
      hal inilah yang harus di hindari, karena buat saya, menulis NEWS di blog adalah untuk NEWS hanya NEWS, bukan menjadikan tempat caci maki. cukup menjawab dan menjelaskan dengan baik agar tidak ada pertikaian antar bangsa. Namun tiap manusia beda kulit, beda sifat dan cara berfikir, ada yang penyabar, ada yang tidak peduli ada pula yang emosional.
      beberapa yang penyabar akan membaca, menyaring dan memberi comment sesuai yang ia ketahui, namun yang tidak pedulian, sama sekali tidak ada comment, dan yang emosional tentunya akan memberikan OPINI yang HOT sesuai emosiNYA saat membaca NEWS.
      kita yang benar benar merasa terpelajar, ada baiknya bersharing dengan semua teman teman mengenai suatu NEWS dengan kepala dingin, menjelaskan kepada mereka yang emosional agar bisa menahan hawa emosi agar tidak terjadi perang COMMENT.
      karena tidak guna sama sekali,
      sekali lagi terima kasih dengan comment anda.

  12. we love malaysia September 9, 2009 at 10:39 pm #

    Malaysia ini telah menjadi tempat rezeki orang indonesia pada awal kurun 19 kerana penghijarahan…maka org jawa banyak tinggal di johor dengan membawa budaya kuda kepang (rompi), barongan dan Orang Minang di Negeri sembilan dengan tarian kaca, randai dan endang…dan mereka ini diam dimalaysia dan menjadi rakyat malaysia sejak awal kurun lagi….dan kebudayaan itu sebenar tiada sempadan…seperti kebudayan arab yang meresap di Malaysia dan Indonesia tiada orang arab yang marah….zapin atau jahpin itu dari arab…dan tidak ada orang arab membakar bendera indonesia atau Malaysia kerana ia adalah budaya hijrah pedangang yang dibawa tanpa sempadan dan berbangga kerana pengembangan budaya itu berkembang..jika ditanya asal usul hindu datang dari India…berkembang melalui dakwah hindu mereka ke seluruh asia termasuk Indonesia dan Malaysia…dan perayaan serta pegangan hindu itu sebahagian budaya yang dibawa dan Kitab Mahabrata dalam sanskit india di bawa melalui budaya wayang kulit yang tersebar di Thailand, Malaysia dan Indonesia….tidak pernah kerajaan India membakar bendera atau beremosi demikian terhadap negara yang mempunyai budayanya. Maka disini harus dingat kepada semua cerdik pandai lihatlah budaya itu adakah milik individu atau ia milik dari pengembangan dan penhijrah budaya yang melalui unsur ajaran.

    Justuru itu saya melihat kumpulan Bendera Jln Diponegoro terdiri dari golongan tidak cerdik pandai dan emosi dipengaruhi oleh ketidak seimbangan jiwa. Mereka tidak punya kerja kerana Masalah di Indonesia terlalu penuh lambakan bala petaka yang sering berulang seperti Penggangguran, Gempa bumi, Pembunuhan etnik dan sebagainya. Maka bukan isu kebudayaan yang difikir kumpulan bendera tetapi masaalah pemerintahan mereka sendiri….

  13. Ammanda September 9, 2009 at 11:31 pm #

    ok, terima kasih atas comment nya,,
    masalah INDO saat ini memang sangat banyak, kemungkinan besar itulah penyebab utama hingga saat ini pemerintahan indonesia belum sempat MENG CLEAR kan masalah tari pendet dengan pihak DISCOVERY.
    sejahu ini, rakyat hanya rakyat yang mendengar dan menunggu keputusan pemerintah, walaupun rakyat ikut ambil ahli dalam kemajuan suatu negara, namun tetap saja PEMERINTAHAN yang beri kejelasan.
    ibarat news ACTOR atau ACTRIS,, banyak rakyat di manapun di dunia akan dengan suka membacanya, apabila ACTOR atau ACTRIS tersebut sedang dalam masalah besar atau melakukan hal yang di anggap AWAM tidak berkenan maka rakyat AWAM tadi akan dengan senang mencari dan membaca terus kelanjutan NEWS mengenai ACTOR atau ACTRIS tersebut. dan ACTOR atau ACTRIS tersebut akan terus di perbincangkan hingga adanya OPINI masing masing tentang ACTOR atau ACTRIS tersebut. Begitu lah masalah tari pendet saat ini, banyaknya news mengenai tari pendet yang belum ada kejelasan yang di peroleh secara langsung oleh pihak INDO, maka masalah ini lah yang menjadi HOT NEWS yang akan terus di perbincangkan dan di cari kejelasannya oleh rakyat.
    Apabila ACTOR atau ACTRIS tadi telah ada kejelasannya di MEDIA baik itu international atau local, maka usailah HOT NEWS mengenai ACTOR atau ACTRIS tadi, begitu pula lah NEWS tari pendet, kejelasan dari pihak DISCOVERY yang secara LIVE lah yang akan meredahkan emosi rakyat INDO.
    Mengenai GEMPA, atau PENGANGGURAN, di indonesia tidak lah HOT NEWS, karena mereka yang terkena GEMPA akan mendapat bantuan dari pemerintah yang dapat mereka gunakan untuk kebutuhan mereka seperti layaknya biasa, dan PENGANGGURAN juga sama halnya, karena mereka bisa mendapatkan modal usaha dari pemerintahan INDO untuk memulai bisnis kecil kecilan agar tidak membeludak jumlah pengangguran.
    Hal yang masih jelas di depan mata dapat di atasi pemerintah, dan dengan mudah mendapat kejelasan dari pemerintah dan yang bersangkutan tidak akan menjadi HOT NEWS yang apik di perbincangkan, namun sesuatu yang belum ada kejelasan maka akan tetap menjadi HOT NEWS di antara masyarakat.

  14. siddiq September 10, 2009 at 1:18 am #

    kesimpulannya,
    Malaysia tak pernah meng’claim’ tarian pendet tu miliknya..
    itu hanya salah paham yang timbul angkara video Discovery Channel(DC)..
    jadi.. antara Malaysia dan DC..siapa yg bersalah? fikirlah..

    • Ammanda September 11, 2009 at 4:23 am #

      saat ini 80 % rakyat indo belum mengetahui permintaan maaf pihak DISCOVERY yang berlaku beberapa saat lalu di CCN TV,
      untuk hal ini, saya NO COMMENT, karena pihak DISCOVERY ataupun pihak PEMERINTAH INDON tidak ada kejelasan masalah ini,
      jadi sejahu ini saya hanya share news yang saya lihat, namun saya tidak punya dalih untuk memutuskan siapa yang bersalah,,
      saya lebih baik beri kejelasan kepada anda anda tentang apa yang saya lihat di NEWS, tapi bukan berarti saya punya hak memutuskan siapa yang bersalah dalam hal ini,,
      saya hanya ingin berteman dengan siapa saja, walau dari negara mana saja, saya ingin bersharing pendapat dengan pemikiran yang luas dan tanpa pertengkaran,,
      thanx

  15. jengkol September 10, 2009 at 8:18 am #

    Tarian Pendet? Natang apa tu? aku baru pestaim dengor..

    • Ammanda September 11, 2009 at 4:26 am #

      yeah,,
      tentu tidak semua orang akan mengenal tarian ini,
      mungkin seniman atau beberapa orang yang hobby pariwisata, travelling ke indonesia ( bali ) akan kenal baik tarian ini.
      Tarian ini adalah tarian tuk acara khusus agama hindu di bali, dan pada akhirnya selah tahun 50 an, banyak turis yang suka tari ini dan tari ini juga akhirnya boleh di pertunjukkan di suatu saat saat tetentu.
      terima kasih atas pertanyaannya

  16. Mat Borneo September 10, 2009 at 11:52 am #

    Hanya kerana tarian sudah riuh rendah bagai nak rak!.. Harap2 la hubungan Malaysia dan Indonesia kembali stabil Amin…(angan2 mahu pergi Bandung tapi khuatir pula)

    • Ammanda September 11, 2009 at 4:29 am #

      Amin,,,
      semoga masalah tari segera usai dan tiada perikaian lagi atau tiada pasal lagi tentang tari ini.
      jadi baik indon yang di malay dan malay yang di indon dapat saling merasa damai, nyaman kemana saja seperti dahulu,,
      sama sama berdoa agar pemerintahan dan DC atasi masalah nhe segera,,
      thanx ya brooo

      • ida September 13, 2009 at 10:30 pm #

        minta maaf…..Malaysia tidak boleh disingkatkan kepada Malay….Malay refers as one of the races….negara adalah Malaysia.

        • Ammanda September 20, 2009 at 2:10 am #

          ok, thanx ida atas penjelasannya,,
          maaf, saya awalnya cuma ingin mempercepat ketikan tuk reply comment makanya saya singkat. saya tidak tahu kalau ternyata tidak boleh di singkat.
          maaf ya

  17. Hann Farrell September 10, 2009 at 6:46 pm #

    AMMANDA,

    SEPERTI yang anda katakan, kebanyakan rakyat indonesia hanya menonton LOCAL CHANNEL. Yang menjadi persoalannya. Kenapa pihak LOCAL CHANNEL di Indonesia tidak menyiarkan berita permohonan maaf oleh pihak DISCOVERY CHANNEL ?

    • Ammanda September 20, 2009 at 2:23 am #

      begini, semua hal yang berbau media untuk LIVE TERBUKA itu hanya akan di siarkan apabila acara yang di liput itu berhubungan langsung dengan pemerintahan ( presiden ) dan biasanya acara itu menyangkut hubungan antar negara yang di bicarakan langsung dengan bapak presiden dan pemerintahan lain.
      oleh sebab itu seperti yang saya katakan sebelumnya, apabila pihak pemerintahan malaysia dan indonesia juga pihak discovery mengadakan temu dalam pembahasan masalah yang bersangutan, maka biasa tiap media lokal akan liput LIVE terbuka.
      Sebenarnya inilah yang di inginkan oleh rakyat indonesia sebagian besar, yaitu pertemuan antara kedua pihak pemerintah dan pihak yang melakukan promo ( discovery ) melakukan temu dalam acara LIVE terbuka yang mana secara langsung antara pemerintahan negara dengan menjelaskan bahwa semua isu claim tersebut adalah kesalah pahaman yang telah di lakukan pihak discovery.
      Karena menurut sebahagian besar rakyat indonesia, pertemuan yang sah seperti inilah yang sebenarnya sah di mata rakyat yang mana pemerintahan malaysia menyatakan bahwa benar kalau pemerintahan malaysia tidak pernah meng Claim budaya indonesia ini sebagai milik malaysia dan menjelaskan bahwa kesalah pahaman itu terjadi saat pihak discovery sedang melakukan promo,
      Dan dengan secara langsung di hadapan kedua pemerintahan indonesia juga malaysia dan di saksikan rakyat indonesia dan malaysia, permintaan maaf secara tertulis dan LIVE dari pihak discovery akan kesalah pahaman ini, dimana di maksudkan maaf tersebut kepada pihak pemerintahan dan rakyat indonesia juga terhadap rakyat dan pemerintahan malaysia yang mana karena promo ini telah ada kesalah pahaman antara dua negara yang bertetangga.
      Nha, itulah pemikiran dan keinginan rakyat indonesia yang saat ini mereka tuntut.

  18. Naf September 10, 2009 at 8:03 pm #

    Ramai jiran dan teman-teman saya berketurunan Indonesia telah menjadi warga Malaysia sejak beberapa generasi lagi. Mereka masih mengamalkan budaya Indonesia dan memperkembangkan budaya tersebut di Malaysia bersama dengan budaya tempatan sehingga tidak dapat dibedakan mana asalnya. Saya kurang faham kenapa rakyat Indonesia terlalu emotional dan marah-marah dengan budaya Indonesia diamalkan di Malaysia sedangkan budaya itu dibawa ke Malaysia oleh rakyat keturunan Indonesia, bukannya dicuri oleh orang Malaysia. Apakah mereka mahu rakyat Malaysia keturunan Indonesia melupakan semua budaya Indonesia disebabkan mereka menjadi rakyat Malaysia?. Sepatutnya rakyat Indonesia berbangga dengan perkembangan budaya mereka diMalaysia. Rakyat Malaysia yang bukan dari keturunan Indonesia sudah tentu tidak berminat untuk mengakui budaya Indonesia sebagai budaya mereka tetapi sekadar menganggap ini budaya nusantara.

    • Ammanda September 16, 2009 at 5:32 pm #

      Baiklah, Di pandang dari segi kawin campur antara indon dan malay, maka hal budaya indon yang masih di ingat oleh mereka yang kawin campur tentunya tidak salah bahkan sangat bangga karena walau telah kawin campur dan pindah ke Negeri jiran tetapi indon tersebut masih ingat budaya sendiri dan tidak melupakan asal usul mereka.
      Namun news yang di dapati oleh media indon pada hari pertama adanya news tari pendet adalah di katakan bahwa Pihak Malay Telah MengCLAIM Tari Pendet sebagai kebudayaannya. Itulah news yang di dapati oleh pihak media indon yang akhirnya di sharing kepada seluruh rakyat.
      Kata Claim lah yang membuat Pro dan Kontra antar rakyat indon dan itulah sebabnya rakyat indon memintah pihak Kedua Pemerintahan Negara untuk usaikan pasal ini. Bukan karena tidak bangga atau tidak senang apabila warga indon yang telah kawin campur masih ingat budaya sendiri, namun karena kata CLAIM tadi lah pasal ini jadi marak

  19. choc.lolipop September 10, 2009 at 8:27 pm #

    saya sebagai anak indonesia barangkali kerana darahku indonesia…ortu ku indonesia…cuma kau lahir di malaysia….memang sekarng ini indo lagi dilanda musibah maksud ku banyak masalah…tapi kenapa 1 perkara yg kecil diperbesarkan…begini…indonesia…malaysia…jiran…serumpun negara islam….kan….sedar apa tidak….discovery yang dibuat dari org malaysia dan yang mengambil dan pengeditan tuh orang SINGAPURA…sedar donk….tau ajakan singapura ama amerika kan sekongkol…aduh dimana sih…kalo dibanding kan indo ama malaysia…aku tuh lebih sayangkan indo sekali pun aku lahir dan besar di malaysia (maaf ya malaysia nenek ku asalnya juga darisana) terus…..pusinggg dech…..dikit dikit pergaduhan aja yg tercetus…..

    • Mahraja Sanjaya September 11, 2009 at 3:00 am #

      Saya orang Malaysia, tapi saya juga sayang kepada Indonesia sepertimana anda.

      Tetapi sayang seribu kali sayang, baik Indonesia mahupun Malaysia; kita masih belum dapat mengatasi Singapura, sebuah negeri sebesar titik merah di atas peta.

      Sikap kita yang suka bercakaran sesama sendiri hanya kerana hal yang remeh temeh adalah salah satu manifestasi daripada kealpaan kita kepada realiti.

      Bangsa kita (Indonesia & Malaysia) sedang kalah di segi sains, teknologi , ekonomi serta banyak bidang ilmu lainnya kepada Singapura. Itu belum lagi dibandingkan dengan negara2 seperti Taiwan atau Korea.Apatah lagi kepada Perancis/Jerman.

      Seharusnya kita bermuhasabah memperbaiki diri untuk mengejar agar setanding mereka, dan seterusnya memberikan sumbangan kepada dunia.

      Tetapi kita memilih untuk memalu gendang perang hanya untuk perkara yang sebesar tahi cicak.

      Saya terumbang ambing: mahu menangis atau mahu ketawa…

      • Adinda September 24, 2009 at 4:03 am #

        Ya!Saya sokong!!!!! Saya sebagai rakyat Malaysia apa lagi rakyat Indonesia yang saya anggapkan sebagai saudara sendiri..Janganlah kita bertelagah sesama sendiri sedarkah saudara-saudaraku sekelian..”Negara Lain” sedang tertawa dan bertepuk tangan melihat gelagat kita.. Ayuh mari kita BANGUN!!! dan KELUAR DARI TEMPURUNG EMOSI INI!!!..Negara jiran kita sudah jauh maju kedepan..KITA KEMANA????? Janganlah isu-isu kecil-kecilan ini di besar-besarkan oleh channel yang sememangnya INGIN MEMPORAKPERANDAKAN hubungan kita senusantara ini..apa kata kedua-dua Pemerintah kita Malaysia dan Indonesia sama-sama berusaha gigih lagi utk menyaingi kemajuan negara ASEAN yang lain amnya ASIA ini. Ayuh Bangun!!!!
        Syabas juga pada sdr Ammanda yang cukup sabar menepis segala isu sekarang..moga tuan menjadi sebagai air disaat api belum pun terbakar.

    • Ammanda September 11, 2009 at 4:34 am #

      yeah,,
      sama brooo,,
      saya juga bingung,, kenapa masalah tari jadi bahan pertengkaran,,
      ada baiknya di bahas dengan baik baik,,
      saling tukar pikiran tentang apa yang di ketahui mengenai tarian ini apabila merasa ada yang menjanggal dalam hati tentang NEWS yang ada,,
      dengan adanya tanya jawab, yang berwawasan luas bisa berbagi tentang apa yang mereka ketahui mengenai NEWS ini, saling tukar OPINI dengan damai dan mencari ide yang bisa di baca oleh rakyat indon dan malay lainnya agar bisa bermanfaat untuk redah kan emosi dari rakyat ke dua negara ini,,
      benar tidak?
      damai jahu lebih indah dari kericuhan,,

    • Ammanda September 16, 2009 at 6:19 pm #

      Untuk masalah persekongkolan, saya NO COMMENT..
      Karena bila kita melibatkan dan melibatkan lagi banyak campur negara, maka pihak pihak provokasi yang akan memecah belah malay dan indo akan semakin mudah untuk menambah musuh untuk kedua Negara ini.
      Tiada yang tahu, apa yang akan di lakukan pihak provokasi yang dengan senang hati memecah belah tiap umat yang ada di dunia ini demi kepentingan pribadi.
      Masalah pergaduan, memang ada beberapa pihak yang Pro dan Kontra untuk masalah ini, namun yang jadi bahan pertanyaan, kenapa tiada tindak lanjut lagi yang di lakukan kedua Pemerintahan Negara ini sedangkan kerusuan antar kedua Negara ini telah jelas di depan mata? Kenapa kedua Pemerintahan hanya diam daan tidak ambil tindakan tegas untuk masalah ini?

  20. choc.lolipop September 10, 2009 at 8:32 pm #

    oh ya 1 lagi…hal ini diketahui semua….asalahnya malaysia sih orang asli kan…jadi banyak 2 kaum kerna waktu penjajahan…semua nya.berhijrah…dan rakyat indo sgapore…china india juga ada….jadi banyak juga perkataan atau ayat tuh memang banyak dari indonesia…sepatutnya bangga donk..memang kita marah kerana org mencuri hasil kita tapi kan boleh dibawa berbincang barangkali udah mau KIAMAT kerna itu banyak masalah

    • Ammanda September 11, 2009 at 4:38 am #

      bukan masalah kiamat broo,,
      tapi kalau menurut saya segala pasal bisa di atasi dengan baik, pasti bisa …
      semua itu tergantung dan kembali ke INDIVIDU masing masing,,
      kalau dalam tiap pikiran orang orang yang ada di DUNIA ini inginkan DAMAI,, maka segala hal dapat terselesaikan dengan baik baik dan tak perlu kericuhan,,
      semua kembali ke individu masing masing tuk menciptakan DAMAI, NYAMAN apabila mereka memang inginkan hal itu di hati masing masing..
      setuju

  21. choc.lolipop September 10, 2009 at 8:39 pm #

    MALAYSIA KAMU JUGA HARUS SEDAR…emamng la tarian kuda kepang tuh indo yg bawa sebab ada indo kita ada budaya kita ada mcm2 budaya…contoh tarian..boria di pulau pinang bukan malaysia punya….arab pun….yang menari pun pondan cuma dah diubah kan..melaka portugis…sah sah la dey pun tarian bukan malaysia jojor kuda kepang indo…negeri sembilan….minang…indo ok…kelantan…dari mana ?baur2 thailand kan…aduh selangor, kl,pahang semua apa tarian neger tak ada kan.malaysia ni sikit sgt budaya tarian tau….so tolong la….jangan nak anti sangat yang indo pun tolong la…berdamai….KITA NEGARA ISLAM…YANG SEHRUSNYA BERSATU

    • Ammanda September 11, 2009 at 4:40 am #

      Yeah,,
      Good …
      itu yang seharusnya di lakukan rakyat yang penuh kasih sayang,,

  22. 1malaysia September 10, 2009 at 9:14 pm #

    tumpang lalu….salam damai kepada semua pembaca2 dan penulis2 di blog ini. Terus terang saya katakan saya tidak tahu berkenaan ‘Hot News’ ini sehinggalah terbaca daripada sumber BERNAMA dan seperti yang diwar2kan dalam blog ini. Sebagai warganegara Malaysia yang cintakan tanahair, tentu sekali saya dan yang lain2 akan mempertahankan nama Malaysia, kerana ternyata News ini bukanlah dicetuskan oleh Negara Malaysia. Walaubagaimanapun, jauh di sudut hati kami untuk bermusuh atau ingin bersenketa dengan negara serumpun Indonesia. Apa yang menyedihkan kami ialah rakyat Malaysia yang berada di sana diperlakukan sedemikian (dimaki hamun) hanya kerana isu2 yang kami sendiri pun MUNGKIN tidak pernah tahu. Kebudayaan2 antara dua negara ini tidak jauh berbeda, malah, hubungan antara dua negara adalah baik. Janganlah disebabkan isu2 sebegini akan menjejaskan hubungan kedua2 negara. Kerana hakikatnya, kita sesama insan yang ‘menumpang’ di bumi tuhan. Kami berharap agar pihak yang berkenaan agar dapat menyelesaikan masalah salah fahaman ini secepat mungkin bagi mengelakkan perkara2 yang tidak diingini berlaku.
    Sekian…Wasalam…PEACE NO WAR!!!

    SAYA ANAK MALAYSIA………

    • Ammanda September 11, 2009 at 4:46 am #

      peace from anak INDON too ………..
      itu lah yang saya ingin juga,,
      Segera lah ambil ahli wahai pihak pihak yang bersangkutan agar indon ataupun malay dapat dengan tenang beractivity di indon atau malay seperti biasa tanpa ada masalah masalah yang dapat menyebabkan keTIDAK nyamanan masing masing rakyat,,
      agar seluruh mahasiswa/i malay yang ada di indon juga bisa nyaman lagi seperti dulu tuk belajar, dan agar rakyat indon yang ada di malay juga tdk ada rasa kawathir tuk melakukan activity hanya karena masalah yang tiada jelas sampai kini
      Amin,,

  23. lia khitirina September 10, 2009 at 9:27 pm #

    org indon jgn la ambik tindakan yg terburu.dekat malaysia begitu byk org indon yg menyebabkan masalah tapi kenapa org malaysia blh sabar dan tak bunuh org indon di sini.oleh itu lia harap org indon fikirkan dahulu tindakan untuk membunuh dan menghalau org malaysia dakt sana ke mana-mana ke kan sekarang bulan ramadhan tak baik.ok renung-renungkan dan selamat beramal.

    • Ammanda September 11, 2009 at 4:55 am #

      Lia,, thanx tuk comment nya,,
      well,, masalah bunuh membunuh, itu suatu kejahatan, dan tentunya rakyat bali sendiri yang inginkan kejelasan mengenai tari pendet tidak pernah berpikir untuk melukai malay yang ada di bali,,
      dan rakyat bali juga tidak akan membunuh malay yang ada di sini hanya karena tari bali, karena bunuh membunuh itu crime, dan tidak ada hukum yang memperboleh kan hal itu,,
      sesungguhnya tiada seorangpun yang dapat mencabut nyawa siapa saja, kecuali YANG ESA,,
      hanya yang ESA lah yang berhak untuk hidup atau matinya seseorang, bukan manusia …
      saya juga akan sangat menyesalkan kalau ada hal buruk yang di lakukan indon hingga berani mencabut nyawa orang lain,, tentunya pemerintah indon dan malay akan segera mengambil tindakan akan hal ini,,
      andai ada yang mengancam anda anda sekalian, saya rasa anda berhak untuk membuat laporan atau pengaduan di kantor konsultan malay, karena perkara tarian harusnya di selesaikan dengan baik baik bukan dengan kejahatan,,
      ok

  24. Anak Melayu Keturunan Jawa September 10, 2009 at 9:56 pm #

    Yela… aku suka budaya indon sebab unik, aku suka pegi negara indon sebab tempat pelancongannya best jugak so ape nak ribut… ni dah aku tak dapat nak gi indon lagi sebab benda remeh ni… adoiyai… aku baru plan nak bli kain kat sana… sebab orang sini suka kain dari sana… ape ni!! korang ni takde keje lain ke nak huru hara… buat benda yang pekdah skit… aku penah tgk tarian pendet ni masa aku gi bali… kebetulan je… tapi memang cewek2 yang menari tu memang lawa gile beb… terpukau aku kejap… (kena pukau kot) hahahah sudah la… jangan laa buat ribut2 lagi… aku nak gi indon lagi la…

    • Ammanda September 11, 2009 at 5:02 am #

      yeah,,
      sama sama kita DOA, tuk kerukunan yang bertetangga dan hubungan kerja sama yang baik juga hubungan antar rakyat yang baik dan sehat,,
      saya sayangkan sekali pihak pihak yang harusnya segera selesaikan masalah ini, kenapa belum juga di selesaikan?
      sampai kapan buat kedua rakyat nhe saling tuding,, karena tidak dapat menahan emosi masing masing?
      ada baiknya pihak pihak yang bersangkutan ATAS PASAL nhe segera usaikan pasal nhe, agar tenang hati kedua rakyat nhe,,
      sabar brooo,,
      setelah usai saja lah masalah nhe baru ke indon,, lebih baik menghindari problem dari pada mendapat problem,,
      kita tidak tahu ,, siapa tahu ada pihak pihak yang memang sengaja ingin pecah belahkan malay dan indon dan membuat kedua rakyat panas dan saling bermusuhan,,
      karena saat seperti inilah biasanya ada pihak ketiga yang akan membuat keadaan semakin memanas,,
      jadi sabar lah dulu di malay, usai pasal baru bedagang lagi,,
      ok brooo

  25. Hann Farrell September 11, 2009 at 7:48 pm #

    YANG pasti..Malaysia tidak pernah, tidak akan dan tidak berminat ‘MENGCLAIM’ Tarian Pendet itu sebagai kepunyaan Malaysia.

    SEMUANYA dilakukan oleh DISCOVERY CHANNEL dan ditambah lagi oleh sikap tidak bertanggungjawap pihak media di Indonesia.

    • Ammanda September 12, 2009 at 6:12 am #

      untuk mengClearkan masalah pihak media,,
      sebenarnya pihak media indo tidak ada hubungan dengan hal ini, karena pihak media hanya mencari NEWS dan menyebar luaskan NEWS yang ada ke seluruh rakyat, yang bertanggung jawab adalah pihak DC apabila mereka merasa telah membuat iklan tari sebagai promo, dan harusnya pihak DC yang datang dengan penjelasan baik baik di depan media lokal atau international, namun untuk media lokal, sebenarnya hal ini belum ada kejelasan dari pihak DC.
      media hanya melakukan tugas mereka, yaitu mencari dan menuangkan NEWs ke seluruh kalangan, tanpa media anda anda tidak akan ada yang mengetahui NEWS apapun dan tanpa media anda anda juga tidak akan tahu apa PASAL yang ada di indo, apa yang telah terjadi di indon dan apa yang telah di lakukan kepada bendera malay,,
      semua NEWs yang anda anda dapat adalah lewat media, dengan begitu media adalah teman, namun sebahagian orang berpikir bahwa media itu tidak baik karena dapat memancing amarah dan membuat suatu pertikaian,
      semua berbalik ke pada diri masing masing, apabila SMART maka media di jadikan untuk mencari ilmu bukan untuk menjadi suatu perkara, seharusnya tiap kalangan bangga dengan media, karena dengan media kita tahu apa yang terjadi di dalam negeri sendiri atau di luar dari negeri.
      jadi apabila media di salahkan dalam hal tari ini, dan di haruskan bertanggung jawab, tentu saja saya keberatan, karena tanpa tulisan tulisan NEWS yang kami sharing dengan anda anda semua, maka tiada ilmu yang dapat anda jadikan pelajaran atau pengalaman secara tidak nyata.
      terima kasih

  26. Hann Farrell September 11, 2009 at 8:12 pm #

    COPY AND PASTE DARI AKHBAR BERITA HARIAN 12/09/2009

    Norman jelas isu pendet

    SIRI dokumentari ‘Enigmatic Malaysia’ terbitan KRU Studios dan diberikan hak penyiarannya kepada Discovery Channel, di 21 negara, menimbulkan kontroversi di kalangan media Indonesia baru-baru ini.
    Salah faham timbul sebaik ‘promo’ yang disunting Discovery Networks Asia-Pasific untuk mempromosikan siri dokumentari ini menonjolkan gambar tarian pendet dari Bali, Indonesia. Ia disalahertikan sebagai iklan mempromosikan industri pelancongan Malaysia di peringkat antarabangsa.

    Ketua Pegawai Eksekutif Kumpulan KRU Studios, Norman Abdul Halim berkata, gambar tarian pendet itu di peroleh Discovery dari pihak ketiga dan bukan dari KRU Studios.

    Katanya, pihaknya paparkan sejenis tarian Jawa menerusi satu siri dokumentari berjudul Batik untuk menunjukkan kaitan antara batik dan tarian Jawa.

    “Segmen ini menceritakan asal usul batik yang dikatakan dari kalangan keluarga diraja di Jawa ratusan tahun dulu. Sebelum ia melalui proses evolusi dan berubah menjadi batik yang beridentitikan Malaysia.

    “Sebagai ilustrasi kreatif, segmen itu dilakonkan semula dan menyelitkan tarian terbabit. Bagaimanapun, visual yang dipaparkan dalam promo terbitan Discovery itu bukan dari visual arkib kami.

    “Malah skop penceritaan dari kami sendiri lebih menjurus kepada pembuatan batik dan bukannya tarian,” katanya.

    Ekoran kontroversi yang ditimbulkan, Discovery menamatkan ‘promo’ itu dan menggantikannya dengan promo yang baru, sekali gus mengeluarkan tarian pendet bagi mengelakkan kontroversi berpanjangan.

    Sebelum ini, Discovery mengeluarkan kenyataan akhbar menyatakan kesal terhadap isu berbangkit.

    Sebagai pihak yang prihatin, KRU Studios juga membuat satu penjelasan berhubung perkara ini melalui satu temuramah Norman yang disiarkan secara langsung di TV One, Indonesia pada 24 Ogos lalu.

    Kemudian pada 25 Ogos, Norman bertemu Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia, Jero Wacik dan Duta Besar Indonesia di Malaysia, Tan Sri Da’i Bachtiar, untuk menjelaskan isu itu.

    Meskipun asal usul batik disalahertikan dan dieksploitasikan menjadi isu sensitif di dalam hubungan diplomatik antara Malaysia dan Indonesia, agak membanggakan apabila salah satu episod dokumentari ‘Enigmatic Malaysia’ berjudul ‘Melakan Portuguese’ menang anugerah juri dalam acara anugerah di Bali International Film Festival, tahun lalu.

    • Ammanda September 12, 2009 at 6:18 am #

      yeah, saya ada baca NEWS tersebut,,
      memang benar NEWS itu saya juga telah baca, namun sesungguhnya dalam temu itu tidak ada kejelasan bagi para seniman,
      pertemuan itu hanya membahas beberapa seni indo yang di anggap telah di claim oleh pihak malay, hanay membahas sebatas itu dan seperti forum saja,,
      itu NEWs yang saya baca, sebab itu pihak pihak seniman masih ingin mencari tahu kejelasan yang sebenarnya, benarkah pihak malay claim kebudayaan itu atau DC? para seniman ingin adanya secara langsung pembahasan tentang claim ini, bukan seperti forum doank.
      maaf, itu saja yang saya ketahui

  27. Hann Farrell September 11, 2009 at 8:13 pm #

    Maaf.

    Artikel diatas di COPY & PASTE daripada Akhbar Harian Metro 12/09/2009

    • Ammanda September 12, 2009 at 6:20 am #

      yeah,
      tidak masalah, hanya sebagai info buat kamu dan sharing ke teman teman.

  28. mae September 12, 2009 at 4:05 am #

    Mohon ijin saudara Ammanda,

    Berkenaan dengan tarian pendet ni. Banyak sudah blog aku baca. Ternyata sentimen org2 Indonesia memang tinggi. Berlaungan mau diajakin perang. Daripada 1/ 10 komentar yg aku baca. 95% komennya dari anak Indonesia yg cetek pemikiran. Yang mereka tahu. ganyang Malaysia. Malaysia dipanggil ‘Malingsia’. Maling = Pencuri. Datang remaja kita pula langsung balas Indonesial. Indonesia + sial. Bergaduh di laman2 web. Walhal klu ditanya khususnya anak Malaysia sebelum ini, tarian pendet, pernah dengar?

    Ga pernah

    Klu aku nanya 10 org lagi pun ga pernah mungkin sebelum ni mereka pernah dengar jauh sekali mau claim tarian tu sebagai khazanah Negara. Sampai mau berperang. Daftar sukarelawan org2 kebal, Pasukan Benteng Indonesia la papentah. Rakyat Malaysia yg ga tau menau dimaki hamun teruk2. Bila si Rais Yatim ngobrol kita di baling ama telur, batu, bakar bendera kita, kita ga akan balas. Izinkan aku membaca komentar warga muda Indonesia menjawab jawapan yg diberikan Rais Yatim tadi.Jawabnya, “ ya iyalah, klu balas kita perang”. Inilah bangsa yg sangka diri hebat meloncat macam beruk makan belacan, walhal yg memunahkan tamadun bangsa indonesia itu sendiri rakyat mereka yg kononnya patriotisme. Kita ambil contoh soal pendidikan mereka. Jujur aku rasakan pendidikan itu teras pembangaunan bangsa. Dari peringkat akar umbi, dosen2, staff2 sampailah ke produknya pelajar2 pun punyai masalah. Temanku pernah ngobrol, dia udah berapa kali fail dalam satu subjek di kolejnya. Repeat semula. Discuss ama dosen mengenai projek. Dosen itu trus bilang, klu mau lulus subjek sy boleh dan dia minta uang. Klu udah pendidik anak bangsa pun begitu bagaimana anak2 muda ga cepat meloncat? Mau berentam aja. Bergado aja. Goblok. Saudara2 Islam kita di sana sedih pun sedih. “Ganyang malaysia ganyang Malaysia” yg mau ganyang itu siapa dong? Bangsa Islam bertelagah ama sedara Islam juga? Klu ternyata hebat, kuat banget, ayo pergi bunuh Israel itu, merogol bunuh saudara kita di sana. Klu ternyata berani, ayo main sukarelawan2 kebal ke sana. Umpama katanya “Mulut kamu, harimau kamu” buktikan. Ini semua kerja bangang, ga ada pendidikan punya org. Ada pendidikan pun dah core sistem pendidikan punya unsur rasuah gmana mau berkat. Sebab itu ya kita liat Negara saudara kita ini selalu aja ditimpa bencana, gempa bumi ditambahin ekonomi agak mundur berbanding negara2 membangun yg lain. Apa kalian sudah lupa, tikanya berlaku Tsunami di Acheh. Siapa yg bantu? Antara bantuan terawal siapa? Klu bukan negara serumpun mu ini Malingsia ini yg mau ganyang, yg mau ajak perang. Bila Acheh lumpuh negara kamu juga sendiri pun ga mampu mau handle berseorangan, ini mau ajak berperang? Ga ingat tuhan apa? Itu baru datang ombak besar bukan peluru meriam. Klu mau mati yuk syahid bunuh org kafir itu. Kasihan student Malaysia di sana naik takut sampai dressing pun kena ubah. Sudahla cewe2 jakarta itu seksi2, pakai x cukup kain, gadis2 kita yg pakai baju kurung tu disarankan jgn pakai baju kurung semata – mata kerna keangkuhan golongan minority extremist ini. Anak2 Indo di Malaysia lagian dilayan sebagai anak angkat, disayang, asal aja semester break di ajakin ke rumah sebagai tamu kehormat saudara Islam. Apa sudah jadi? Ayo aku titipkan doa buat Indonesia Malaysia, kita bersatu. Aku seru Indonesia juga maju seperti kami. Jalan pandang ke depan bukan belakang. Sejarah juga membuktikan kita ini serumpun, kaya budaya, kake2 kita pun ramai yg berasal dari Indonesia. Kita ini saudara semuanya. Aku sayang Indonesia sebagaimana aku sayangkan Malaysia.

    • Ammanda September 16, 2009 at 6:47 pm #

      Maaf terlebih dahulu buat saudara/i mae..
      Saya tidak setuju dengan ide anda yang menyatakan BUNUH ISRAEL, BUNUH ORANG KAFIR, dan berani mati SYAHID,, pernyataan ini saya tidak setuju karena perkataan seperti ini akan di anggap sebagai provokasi bagi mereka yang menyukai kedamaian dan perkataan seperti ini akan sangat di manfaatkan oleh pihak provokasi untuk memecah dunia yang akan berakibat fatal kepada seluruh umat di dunia, bukan hanya di indon, malay tapi seluruh dunia.
      Selain ini, tiada manusia yang berHAK mencabut nyawa orang lain, tiada manusia yang berHAK menentukan kematian orang lain, karena sesungguhnya di ajaran agama manapun tidak pernah di ajarkan MEMBUNUH, MENENTUKAN KEMATIAN siapa pun kepada kamu kamu yang memiliki AGAMA.
      Mati syahid adalah mati untuk membela kebenaran tentang ajaran agama yang kita percayai benar dan berlaku di hidup kita, Bukan mati dengan membunuh diri sendiri seperti BOM BUNUH DIRI. Mati syahid yang di lakukan dengan cara BOM BUNUH DIRI tentunya ajaran sesat karena di ajaran agama mana pun BUNUH DIRI itu tidak akan mendapatkan tempat yang indah di SURGA. Tiada tempat bagi mereka yang mati syahid bom bunuh diri baik di NERAKA atau pun SURGA.
      Maka sebelum menyatakan hal mengenai MATI SYAHID dan tugas tugas sebagai kaum MUSLIMIN DAN MUSLIMAH, maka ada baiknya bertanya terlebih dahulu kepada seorang yang paham betul agama, Bagi mereka yang paham betul agama, Maka mereka tidak akan pernah memburuk kan atau menyatakan hal jeles mengenai agama agama lain.
      karena mereka yang benar benar mengerti agama, hanya mengajarkan apa yang mereka ketahui dengan benar untuk di amalkan umat dengan sebenar benarnya, mereka yang paham benar agama, tentunya cinta damai dan tiada pernah berburuk sangkah dengan agama lain dan akan berusaha untuk memberikan kedamaian kepada agama lain sebagai contoh agar agama lain mengetahui bahwa benar AGAMA yang ia anut adalh agama yang beramalkan sesuatu yang BENAR.
      Masalah bantuan di Aceh, sesungguhnya saya waktu itu juga ikut turut sebagai sukarelawati dan yang saya ketahui adalah bantuan yang di berikan kepada aceh datangnya dari luar negeri dan negara negara tetangga, Salah satu organisasi NGO adalah dari negara asing dan banyak lagi bantuan dari negara negara yang NON MUSLIM, mereka membantu juga dengan iklas untuk kemajuan ACEH hingga sekarang aceh bisa kembali pulih dan mulai bangkit lagi.
      Jadi intinya, dalam pembahasan Tari Pendet ada baiknya kita tidak melibatkan negara negara asing lainnya karena hingga saat ini negara negara asing tidak pernah memecah belah indon dan malay, walau beda agama namun bukan berarti kita memiliki HAK untuk mengHAKIMI mereka dengan TUDUHAN TUDUHAN yang tidak benar, itu namanya SO’UJUN … tidak baik.
      Tidak ada seorangpun yang mampu hidup seorang diri di dunia ini, karena tiap orang butuh keluarga dan teman teman, begitu juga Negara Negara yang ada di dunia, tiada satupun yang bisa berdiri sendiri tanpa kerja sama dengan Negara Negara lain.
      Dan betapa malunya kita, yang hampir keseluruhan beragama ISLAM di malay juga indon namun saling bermusuhan dan saling menyalahkan. Dan betapa malunya kita, karena sejak adanya BOM BUNUH DIRI di mana saja, semua yang menjadi tersangka dan pelaku kejahatan BOM BUNUH DIRI yang menyebabkan banyaknya korban jiwa adalah kaum MUSLIM sendiri. Ada baiknya jangan ada provokasi yang bisa menyebabkan perang agama, karena pasal Tari Pendet saja telah membuat banyak masalah, apa yang akan terjadi kalau ada perang agama?

      • mae September 17, 2009 at 10:41 am #

        makasih ya kerna sudi berkongsi sama temennya di Malaysia. harapnya kita bisa berbahas lagi saling bertukar idea dan pandangan. blog2 yg sihat begini harus diteruskan dan harapnya saudara ammanda jangan cape melayan pertanyaan kami.

        salam buat saudara ammanda

      • mae September 17, 2009 at 12:39 pm #

        mohon ijin saudara ammanda.

        aku mohon laluan untuk perjelaskan maksudku berkenaan dengan lebih baik perangi orang ISRAEL, orang KAFIR yang memusuhi dan maksud mati syahid itu sendiri. mohon temen2 yg lain pantau ulasanku jika ada cacat celanya minta diperbetulkan.

        jikalau saudara ammanda tidak bersetuju dengan opinion aku tidak mengapa. dan maaf juga kutitipkan kepada admin dan temen2 yg lain kerana isu ini agak menyimpang dari maksud sebenar (tarian pendet). walaupun begitu sekali lagi aku mohon laluan perjelasin.

        maksud mati syahid yang saudara jelasin itu tepat tetapi itu secara generalnya. mohon aku nambahin dan maaf kerna aku bukan selayaknya org yang jitu dalam agama untuk bahaskan isu ini. mati syahid itu bermacam ya bentuknya.

        1)mati kerna MENGANDUNGKAN ANAK (para ibu2 aja lelaki ga ada harap maklum)
        2)mati kerna lemas
        3)mati kerna berjuang melawan penyakit yg dideritai d.s.b….

        terlalu banyak contoh MATI SYAHID itu jika mau dijelasin disini. pokoknya aku ungkapi persoalan lebih BAIK bunuh ORANG KAFIR atau lebih tepatnya BANGSA ISRAEL itu dari anak2 muda indo minta berperang kerna isu tarian pendet ini kerana klu memerangi mereka bisa dapat PAHALA. aku ulang pahala ya saudara ammanda. berperang pantas isu tarian pendet ini ga dapat apa2 cuma mati celik aja.

        reason nya aku bilang sebegitu kerna israel itu telah jelas memerangi saudara kita. dalam ISLAM, orang kafir yang mengisytiharkan perang ke atas kita adalah perang ke atas agama juga. harap maklum. makanya perang itu adalah hukumnya WAJIB dilaksanakan ke atas setiap individu yang mengaku dirinya ISLAM. malahan pemimpin jahidiah disana melalui lawatannya di malaysia telah meminta umat islam keseluruhannya bersatu melalui katanya “akan aku minta dihadapan tuhan nanti di akhirat kelak akan bahagian kami kerna memepertahankan dan memperjuangkan agama kami dan aku mohon perhitunganMU ya ALLAH diatas kealpaan saudara2 kami yang hanya melihat penderitaan kami” wallahualam…dan contoh memerangi itu sendiri banyak. tidak samata-mata mengangkat buluh runcing atau daftar pasukan kebal atau BENDERA. umpama katanya, selemah2 iman itu adalah menegur dalam hati dan yang baik itu dizahirkan melalui perbuatan. pantas, sekiranya anak2 indo berlaungan mau ajakin perang pantas kerna isu seremeh tarian pendet ini, kan lebih baik di channelkan perang itu ke sesuatu yg lebih berfaedah. nah contohnya mati syahid itu memerangi bangsa ISRAEL yang telah membunuh merogol baik kanak2 atau orang tua. pergunakan koneksi kamu saudara ammanda dan kamu bisa tahu betapa kejamnya bangsa ISRAEL itu.dan hukumnya WAJIB BUNUH dan isytiharkan perang ke atas mereka. dapat pahal pula.

        sekiranya saudara ammanda ingin berbahas lebih lanjut mengenai isu ini aku alu-alukan kerna aku tetap dengan pendirianku dalam menyatakan lebih baik berperang dengan bangasa ISRAEL (kafir) dari berperang kerna tarian pendet.

        mohon dibuka blog yang baru dan aku akan kongsi dengan sekaliannya sejak dari tertubuhnya perjanjian madinah dan bagaimana rasullullah itu telah menghalau kake2 bangsa ISRAEL dan lelaki2 dibunuh manakala perempuan orang tua dan kanak2 itu dihalau dari tanah mereka duduki kerna mengingkari perjanjian. dan seterusnya kenapa kebencian ISRAEL itu berlarutan sehingga kini terhadap ISLAM. untuk makluman bangsa ISRAEL ini telah diperangi sejak dahulu lagi dan ini bukannya isu baru dan hukumnya wajib bunuh.

        maafkan aku ya saudara ammanda kerna tetap dengan pendirianku kerna aku tahu apa yang aku omongin dalam komenku di atas walaupun terselit perkataan2 yang ga enak didengar. justeru aku mohon maaf sekali lagi kepada saudara ammanda dan SALAM LEBARAN KEPADA SEKALIAN ORANG2 INDONESIA samada yang meraikan atau tidak. aku sayangkan Indonesia sebagaimana aku sayangkan Malaysia.

        • Ammanda September 20, 2009 at 2:33 am #

          ok,, mbak mae…
          saya mengerti satu pepatah yang mengatakan,,
          Beda orang beda cara berpikir,, beda cara bertindak,, beda pula komitmen nya,,
          yeah saya hargai pendirian mbak,, karena itu adalah cara berpikir mbak mengenai paham agama. dan seperti kata pepatah yang di atas yang sering saya dengar dari orang tua,, saya juga berpikiran hal yang berbeda,, namun dalam hal ini setiap manusia punya hak masing masing dalam mengambil keputusan mengenai prinsip mereka akan paham agama dan kehidupan masing masing yang mereka jalani.
          semua tergantung individu masing masing mbak,, yeah mbak punya prinsip paham agaman seperti itu, tentu itulah yang akan mbak pegang dan itu hak mbak,,
          Dan saya memang sebagai writer juga manusia AWAM yang mana di blog ini hanya ingin menjelaskan apa saja yang saya ketahui sebagai sharing untuk commenttator,, dan berbagi ilmu,, apalagi kebetulan saya tidak suka segala sesuatu yang bersifat keras atau membayangkan hal yang berbahaya saja saya takut. itu sebabnya saya memberi reply di comment mbak yang memang berbeda prinsip.
          its ok, no problem

          • mae September 21, 2009 at 5:39 am #

            aku juga hormati pendirian kamu dan tata krama kamu saudara ammanda. minta diteruskan blog2 yang sihat begni ya. titip salam sama teman muslim dan bukan musllim di indo

  29. sahak yanto September 13, 2009 at 6:11 pm #

    salam pembaca apa nak d sibukan dengan tarian pandek hingga nak membunuh sama serumpum org d melaysia tak kisah sama sekali dengan tarian PANDEK yang kami kesah kan d sini bagai mana nak memajukan negara senang cari makan pendidikan dan harmony apa susah2 sibuk2 macam nak perang kalau nak perang sangat perang sama yahudi yang bunuh umat islam kalau berani bawalah buluh RUNCING sekali itu baru BRAN bro baru cakap pasal maruah.

    • Ammanda September 16, 2009 at 7:12 pm #

      Sekali lagi saya tidak setuju dengan ide yang seperti anda,,
      seperti comment yang telah saya reply sebelumnya bahwa tiada guna memancing pihak pihak provokasi yang ingin memecah belah malay dan indon mengambil kesempatan untuk menambah percikan api kebencian di hati sesama umat yang memiliki agama.
      Hendaknya kita di hari yang suci beramal baik dan menjahukan fitnah juga menjahukan amarah dan kebencian di hati masing masing. Di ajaran agama manapun tidak ada di ajarkan untuk saling melukai dan saling menyakiti. haruslah saling menghormati, dan berusaha memberikan DAMAI bagi pihak pihak yang sedang KONFLIK dan berilah juga semangat dan DOA bagi mereka yang sedang di landa musibah agar kembali DAMAI.
      Bukan dengan melukai orang lain menyatakan bahwa kita HEBAT, bukan dengan cara mencabut nyawa orang lain kita di nyatakan MENJALANKAN AJARAN AGAMA dengan baik, karena bila kamu membunuh maka kamu adalah maklud yang paling BERDOSA dan paling KEJAM dan tidak mengamalkan apa yang telah di ajarkan AGAMA dengan baik. dan jangan harap kamu mendapatkan TIKET ke SURGA bila kamu berani mencabut nyawa orang,
      Sekali lagi saya katakan, Syahid adalah RELA DAN BERSEDIA MATI DEMI MEMPERTAHANKAN KEBENARAN MENGENAI AGAMA YANG KITA ANUT JUGA YANG KITA PERCAYAI BENAR.
      Jadi apabila ada ajaran AGAMA yang SESAT, maka tugas kamu sebagai kaum muslim dan muslimah adalah mengajarkan dan menjelaskan kepada mereka ajaran AGAMA yang BENAR, dan apabila mereka membunuh ANDA karena anda mencoba menjelaskan ajaran AGAMA yang BENAR kepada mereka yang SESAT, maka itulah yang di katakan MATI SYAHID. Atau apabila anda di paksa untuk mengamalkan ajaran AGAMA LAIN yang mana anda anda sekalian kaum muslimin dan muslimah berpegang teguh dengan AGAMA anda masing masing, dan MATI karena mempertahankan AGAMA anda tersebut maka itulah MATI SYAHID.
      Membunuh Israel atau Yahudi, apa itu jalan keluar untuk suatu kedamaian? Apa pasal pertikaian Yahudi atau Israel dengan kaum Muslim ? Pasal yang ada hanya pertikaian atas perebutan wilayah perbatasan, bukan karena AGAMA.
      Mengapa ada news yang membawa bawa agama ? itu hanya dari mereka yang pihak provokasi yang ingin memecahkan dunia ini demi kepentingan PRIBADI. Mereka mereka ini bukan lah sosok yang memahami AGAMA, karena dari sejak saya di lahirkan hingga dewasa, saya tahu benar DI AGAMA MANAPUN TIADA DI AJARKAN MEMBUNUH< MENYAKITI ORANG LAIN. Namun ajaran AGAMA adalah, Amalkan lah yang baik, Sholat lah untuk mendekatkan diri selalu ke pada ALLAH, Agar tidak mudah tergoda oleh IBLIS dan SYETAN. Siapakah IBLIS dan SYETAN ? merekalah yang merasuk hati seluruh umat yang lemah untuk saling menghancurkan, dan apa saja akan di lakukan IBLIS dan SYETAN untuk membawa kamu ke dalam NERAKA. Janji janji IBLIS dan SYETAN yang manis membuat kamu lupa akan amalan AGAMA yang sebenarnya. itulah yang di lakukan IBLIS dan SYETAN terhadap mereka yang lemah. Jadi intinya, jangan pernah menyalahkan, melukai, membunuh atau menfitnah sesama Agama, karena ajaran ISLAM tidak seperti itu.

  30. sahak yanto September 13, 2009 at 6:23 pm #

    umur saya 45 tahun belom peranah sekali pon saya dengar tarian PENDEK atau pon melihat dengan mata sendiri kalau tanya rakyaat melaysia 1000 org peratus yang tahu cuma 000.9 pon belom tentu kalau pon tahu dalam tahun 2009 ini saja sebab kami d sini tahu dari rakyaat indonesia.

    • Ammanda September 16, 2009 at 7:15 pm #

      Yeah,,
      Seperti yang telah saya reply di comment sebelumnya, bahwa tidak seluruhnya rakyat malay tahu menahu tentang tarian ini, kemungkinan besar tidak begitu aktif di bidang seni Internasional atau memang sibuk dengan kegiatan masing masing,
      Begitu juga dengan rakyat indon, yang tidak seluruhnya mengetahui masalah permintaan maaf pihak DC kepada halayak indon.
      Saya maklum pak,, terima kasih untuk commentnya

  31. Ezad September 13, 2009 at 8:52 pm #

    Nape Owg Indon beria sgt nk ungkit genahar semata-mata Tarian Pendet yg memang 1st time didengaq.. Heran gak sampai nk lafaz geram semata-mata kerana tarian yang berasal dari Bali Hindu tu.. Memang Xresional langsung benak fikiran owg Indon ni. Negara tengah kucar-kacir pn dia owg Xambik peduli sampai nk nuduh rakyat Malaysia kt Indon yg konon curi tarian yg pestime dengaq ni… Memang dasar lemah otak betol owg Indon ni sampai nk berperang semata-mata tarian pendet.. Harap rakyat Malaysia yg sedang study @ melancong kt Indon dlm keadaan slamat & pulang dgn kadar segera….

    • Ammanda September 16, 2009 at 7:24 pm #

      Saudara/i Ezad..
      terima kasih atas commentnya, namun untuk membahas pasal curi kebudayaan, kapan indon curi tarian malay ? dan jenis tari apa yang telah di curi indon ? apa asal usul tari yang di curi indon ? tanggal, hari apa ada CLAIM tari malay yang di nyatakan milik indon ?
      Otak lemah ? Menurut ilmu pengetahuan manapun, tiada Otak yang Lemah. Yang ada IQ yang lemah dan bila org indon IQ lemah, maka semua yang ada di indon ini IDIOT ? kalau idiot lalu kenapa ada pemimpin negara ? ada dokter dan lain sebagainya ?
      Menuntut kebenaran atas apa yang di anggap benar oleh rakyat, apa itu salah ?
      memang benar, kalau menuntut kebenaran hingga melukai orang lain, saya juga tidak setuju, namun kalau hanya menuntut kejelasan atas suatu pasal, apa itu salah ?
      Maka sebelum memberi comment tolonglah anda untuk CHECK dan READ dulu COMMENT COMMENT yang lain baru berilah COMMENT yang baik.
      thanx

  32. ayu September 13, 2009 at 10:21 pm #

    saudara amanda..salam ..
    saya cuma nak bertanya ..apa tujuan asal kamu sebenarnya apabila memberikan tajuk ‘Malaysia Menganggap Tarian Pendet Berasal Dari NegaraNya’ untuk dibahaskan didalam blog kamu ini ? ..saya musykil ..seolah anda adalah salah seorang daripada kumpulan ‘tukang sapu’ itu… sila beri penjelasan.

    • Ammanda September 16, 2009 at 7:33 pm #

      Well,,
      Saya penulis di blog yang sama halnya dengan media lain.
      Itu sebab saya tulis news tari pendet di blog, karena itu adalah news yang saya baca dan dengar. Ini adalah pekerjaan saya, sama hal nya dengan kamu yang mana kamu juga punya pekerjaan masing masing dan tentunya kamu punya tanggung jawab dan kewajiban masing masing dengan pekerjaan yang kamu jalani.
      Begitu lah saya, yang bekerja menulis news apa saja, dan news yang saya dapati adalah di hari pertama bahwa di katakan Malaysia menganggap tarian pendet berasal dari negaranya, Jelas news yang saya dengar dan baca juga lihat adalah apa yang telah saya tuang di blog untuk kewajiban saya dalam bekerja dan mencari nafkah sama dengan media media yang lain dan kamu kamu juga.
      Apa pasal kamu bekerja ? Apa pasal kamu melakukan kewajiban di dalam pekerjaan kamu ? Pertanyaan ini sama dengan pertanyaan yang anda beri ke saya. tentu bukan saya saja, namun semua orang akan menjawab hal yang sama dan silahkan anda tanya pertanyaan yang sama kepada mereka penulis blog, Kenapa mereka menulis blog ? tentu ujung ujung nya adalah UANG ( MONEY ) semua untuk kebutuhan bukan ?

  33. capri September 13, 2009 at 11:39 pm #

    tak pernah keluar dari mulut anak malaysia ‘GANYANG INDONESIA’ apatah lagi nak bakar bendera.. warga indonesia yg buat kecoh kat malaysia pun anak malaysia tak hukum sendiri sebalik cari polis. apa le korang nehh..

    • Ammanda September 16, 2009 at 7:40 pm #

      Saya tidak pernah katakan bahwa malay ingin GANYANG INDON,,
      Saya juga tidak setuju bila indon lukai atau menyakiti malay,,
      saya juga katakan bila ada malay yang di sakiti atau di lukai oleh indon, silah lapor ke polis atau ke consulatan malay agar KEDUA PEMERINTAHAN NEGARA ini dapat segera usaikan pasal ini dan agar tiada pertikaian lagi di antar kedua rakyat.

  34. denano. September 14, 2009 at 8:17 am #

    wahai warga indonesia..
    sedarlah..
    skrg…boleh la anda guna buluh runcing sebagai senjata melawan malaysia.
    cuba kalian brfikir sejenak.
    jika kalian berada d dalam keadaan runcing..
    sebagai cntoh,
    bencana alam dan sbgainya,
    rakan yg kalian sngkakan sbgai pencuri inilah yg mnghulurkan bantuan.
    sila sedar diri kalian.
    thx

    • Ammanda September 16, 2009 at 7:44 pm #

      Terima kasih untuk commentnya,,
      Benar bahwa malay juga turut ambil ahli dalam bantuan ke indon,
      Namun ada baiknya agar pasal bantu membantu itu tidak di ungkit, karena seperti kata pepatah, Apa yang telah kita beri, beri lah dengan IKHLAS, jangan lah mengumbar atau mengungkit ungkit apa yang telah kita beri ke orang lain karena sama saja yang telah di beri tidak akan membawa berkat bagi mereka yang menerima dan tidak mendapat PAHALA bagi mereka yang memberi.

  35. Acul September 14, 2009 at 10:03 am #

    Salam…
    Saya merupakan seorang pelajar dan memohon maaf jika terdapat cacat cela dalam pandangan saya…Saya memandang isu ini amat kritikal pada rakyat Indonesia dan tiada apa yang berlaku pada rakyat Malaysia..Keadaan ini boleh digambarkan seperti 2 buah negara yang berperang,satu pihak sibuk sedang menyerang,tetapi pihak satu lagi hanya sibuk berbaring dan sibuk membuat kopi..

    Saya sebagai rakyat Malaysia secara amnya ingin memohon maaf kepada (Ammand) the writer of this blog..banyak reply2 yang saya baca..Saya ingin memohon maaf bagi pihak yang mencela kepada Ammand…Manusia ini selalunya beremosi dan terkadang kala nafsu amarah mengatasi akal untuk berfikir…Jika mengikut Islam,kita tidak boleh tunggu satu pihak untuk memohon maaf,tetapi setiap orang perlulah memulakan pohon kemaafan…

    Saya ingin memberitahu kepada Ammand,rakyat Malaysia amat memandang perkara ini sangat remeh..Dan rakyat kami juga masih boleh berfikir dengan baik..Mengapa saya kata begini,ini kerana walaupun ramai rakyat Malaysia bekerja disni,mencari rezeki,mencari sesuap nasi untuk hidup dan menanggng keluarga,tetapi rakyat Malaysia sedikit pon tidak mempebesarkan isu ini..Kami tidak melakukan GANYANG INDON,SWEEPING INDON,dan lain2 lagi..Saya di sini universiti juga mempunyai rakan daripada Indon,tetapi pelajar2 kami disini sedikit pon tidak mengganggu ketenteraman pelajar mahupun pekerja Indon di sini…Rakyat Malaysia masih boleh berfikir secara waras dan tidak terburu-buru..Mereka tahu rakyat Indon mencari rezeki dan setiap yang mampu mestilah menolong dan membantu oran yang memerlukan…

    Saya harap persengketaan disini dapat dihentikan disini saja…Saya harap Ammand dapat menyampaikan kepada seluruh warga Indonesia bahawa tidak perlu melakukan perkara dibawah akal dan jangan nafsu menguasai akal..
    Salam

    • Ammanda September 16, 2009 at 7:56 pm #

      Terima kasih untuk commentnya,,
      Saya akan tulis news mengenai permintaan maaf DC atas promo tari pendet tersebut, dan saya saat ini berada di bali. Saya bukan hindu namun kaum hindu di sini sangat ramah dan baik kepada kaum agama lain.
      Selain itu, rakyat bali hingga saat ini tidak pernah melukai rakyat malay yang ada holiday di bali. Bahkan rakyat bali memperlakukan dengan baik rakyat malay yang holiday di bali seakan tiada PASAL tari pendet.
      Itu sebabnya saya bingungkan,kenapa SWEEPING dan PEMBAKARAN BENDERA ada di JAKARTA ?
      Kenapa pelajar pelajar Bali biasa biasa saja ? kenapa pelajar pelajar yang ada di JAKARTA yang EMOSI TAK KEPALANG ? Setahu saya, banyak di blog blog lain news mengenai pertemuan pihak DC dengan indon yang di siarkan di TV 1, dan permintaan maaf dari DC itu kepada indon, namun kenapa PASAL permintaan maaf itu tidak di bahas secara LIVE terbuka di seluruh cannel indo ?
      Kenapa pula hingga kini, pihak Pemerintahan Kedua Negara yakni Indo dan Malay tidak ambil tindakan tegas untuk kasus Sweeping dan Pembakaran Bendera ?
      Saya sendiri sebagai WRITER bingung, dan sedang mencari tahu, kenapa semua pasal ini terjadi bagai barah API dan tidak ada tindakan tegas dari kedua Pemerintahan ?

  36. mert September 14, 2009 at 7:02 pm #

    aku berasal dari malaysia….mengapa mahu di perbesarkan isu ini…mengapa mahu mengancam rakyat malaysia di indonesia? sedangkan rakyat indonesia bebas mencari rezeki di sini tanpa sebarang masalah…..tentang tarian pendet..terus terang dikatakan sebahagian besar rakyat malaysia tidak pun pernah mengenali tarian ini sehingga isu ini diperbesarkan….aku sendiri tidak mengenali tentang tarian ini..sesetengah rakyat indonesia sengaja mahu mencetus provokasi kerana melihat malaysia terlalu aman dan damai…..cuba tanya sendiri rakyat indonesia di sini adakah mereka berasa terancam???

    • Ammanda September 16, 2009 at 8:00 pm #

      Thanx untuk commentnya,,
      Untuk kata terancam, sebenarnya adalah kata yang penuh makna,
      yang berartikan bahwa, akan ada yang terlukai dan tersakiti..
      hingga kini, yang saya ketahui, tidak ada rakyat malay yang di lukai di indon, dan terancam bukan lah kata yang tepat. Namun bila di katakan rakyat malay tertekan dengan tuduan tuduan pencurian kebudayaan, maka saya paham akan kata TERTEKAN.
      Tertekan karena tidak merasa melakukan namun mendapat tuduhan,,

  37. hajishaharudin September 14, 2009 at 7:45 pm #

    Kita orang Islam baik dari Malaysia atau Indonesia tidak memerlukan TARIAN PENDET dalam hidup kita.Yang pasti itu mati dan lebih baik tingkat amalan baik dunia akhirat.Pemimpin2 dari Malaysia dan Indonesia sepatutnya lebih cermat dalam apa juga promosi kebudayaan supaya tidak berlaku ketegangan sesama jiran yang majoriti orang Islam.Jangan lah hal Tarian Pendet ini yang nyata bukan ajaran ISlam direbutkan.

    • Ammanda September 16, 2009 at 8:06 pm #

      Yeah,,
      Benar …
      harusnya pihak pemerintah kedua negara segera ambil tindakan,,
      kasihan mereka yang tidak tahu menahu jadi korban yang tertekan….
      Saya setuju, agar pasal kebudayaan jangan di jadikan perang,, dan agar sekali lagi menjadikan ini pelajaran, bahwa sebelum promo apa saja hendaklah saling bertanya dulu agar tidak terjadi salah paham yang bisa melukai atau menyakiti pihak pihak yang tidak tahu menahu pasal apa…

  38. saad September 14, 2009 at 8:47 pm #

    baikla tolong mangsa gempa bumi dari nak berperang.pikirla sendiri

    • Ammanda September 16, 2009 at 8:08 pm #

      Yeah,,
      Tentu saja, sebagai umat yang beragama haruslah saling tolong

  39. mae September 15, 2009 at 8:30 am #

    Minta ijin saudara Ammanda

    Aku juga seperti temen2 yg lain ingin mohon maaf di atas keterlanjuran ku bicara dalam membahaskan pandanganku berkaitan tarian pendet ini. Cumanya meliat komentar2 patriotisme membuta tuli dari remaja2 indo melalui ratusan blog2, menjengkelkan perasaan kami yg ga pernah berniat maling. Jikalau diungkit masalah soal perebutan kepulauan, penandaan zon perairan negara itu ternyata dapat diselesaikan dengan baik melalui undang2, adalah practice yg kita amalkan dalam menjaga hati kedua belah pihak apatah lagi soal tarian. Susur galur bangsa kemasyarakatan yg bagaikan aur dan tebing diantara rakyat Indo dan Malaysia sudah wujud dari zaman kake2 kita lagi. Ini terbukti melalui sejarah perkahwinan campur di antara rakyat Indonesia dan Malaysia, persaudaraan kita di dalam Agama, pengamalan corak pemakanan dan practice kebudayaan. Kebudayaan itu adalah milik bangsa, tiadanya kami disini berniat maling sekiranya mau mengetengahkan kebudayaan dari kake2 kami apatah lagi mahu mengclaim sebagai khazanah Negara. Tarian Pendet itu milik rakyat Indonesia titik. Kami bangga dengan kebudayaan saudara kami yang kaya. Janganlah kerna salah faham dari pihak lain dan provakasi halus yg memang sangat kita ketahui bisa mengancurkan tali persaudaraan kita.

    Sekiranya waktu bisa diputar kembali sewaktu peristiwanya Tsunami di Acheh, dan Pak Suharto masih hidup, ingin aku pimpin tangannya. Ayo ya Pak maen ke Malaysia untuk meliat dan membandingkan senario disini. Liat aja di setiap hostel2 dan gedung sembahyang di Malaysia. Anak2 kecil muda sekaliannya bangun awal2 pagi mendirikan sholat mendoakan bangsa Indonesia biar selamat dari malapetaka. Tua muda menangis. Itu anak kecil ya saudara Ammanda. Kami disini berebut2 mendaftarkan diri sebagai SUKARELAWAN dengan pihak Mercy Malaysia atau Bulan Sabit Merah. Yang membedakan kita waktu itu dan sekarang ialah kami kesana untuk menyelamatkan saudara kami tetapi kini saudara kami yg muda belia mau ajak berperang daftar SUKARELAWAN KEBAL dan BENDERA.Sekiranya Pak Suharto masih hidup, apakah dia bisa mengalirkan air mata meliat kalimah keramat yang pernah satu ketika diucapnya menjadi sakti dan membakar perasaan dan jiwa anak2 muda Sweeping Malaysia di Indo? “Ganyang Malaysia”.

    Menjadi impian aku untuk mengucapkan di hadapan Pak Suharto..

    “Sekiranya di satu masa hadapan Bangsa Indo itu tumbang rebah dek kealpaan rakyat mereka sendiri dan diserang Negara lain, kami disini akan maen kesana untk menyokong saudara2 kami biar lewat menaiki sampan dan bersenjatakan tudung periuk sekalipun. Ini ialah kalimah keramat Anak Malaysia yang sayangkan saudara kami di Indonesia sana.
    Biar rebah diserang kami bisa sokong dengan tulang empat kerat kami, jangan rebah tamadun bangsa akan lenyap dan hancur.

    Aku malu denga saudara Ammanda kerna kamu menjaga tutur bahasa mu dalam menjawab persoalan rakyat Malaysia majoritinya disini. Tdak seperti temen2 kamu yg lainnya di ratusan blog yg lain. Oleh itu aku titipkan rasa maafku dan bangga kerna kamu sanggup berkongsi dengan kami dan menjawab setiap hujahan dengan baik dan adil.

    Sekali lagi kutitipkan doa buat rakyat Indonesia dan Malaysia kita bersatu. Aku seru bangsa Indo juga maju seperti kami. Biar kita berdiri sama tinggi duduk sama rendah majukan bangsa dan Negara kita. Aku sayangkan Indonesia sebagaimana aku sayangkan Malaysia.

    • Ammanda September 16, 2009 at 8:15 pm #

      Thanx,,, Saudara/i mae..
      Di bulan suci ini, akan membawa berkah dan hasil yang baik bila kita saling bermaafan dan terima kasih karena anda juga masih bisa mengHANDLE emosi.
      Kita bawa saja dalam DOA, agar tiap pertikaian antar rakyat malay dan indon yang memiliki agama ini untuk DAMAI kala seperti dulu.
      Amin ….

      • mae September 17, 2009 at 1:01 pm #

        Amin

  40. capri September 15, 2009 at 8:02 pm #

    aku setuju dengan komentar sahabat2ku dari malaysia, negara MALAYSIA kami sungguh aman damai tambah lagi di bulan mulia ini.. bertambah2 damai.. sesiapa shj termasuk warga INDONESIA bebas mencari rezeki, sedikit pun kami MALAYSIA tak menganggu diaorang..

    • Ammanda September 16, 2009 at 8:16 pm #

      Terima kasih untuk commentnya,,
      saya juga senang mendengar indon yang ada di malay tiada tertekan dan terancam,,
      terima kasih telah bisa menahan EMOSI di hati masing masing

  41. vina September 15, 2009 at 9:39 pm #

    mm,,,,,,,ape r org indon nie,,,org bg rezki pun msh nk memekak g..x reti nk bersyukur,,,sebab tarian pun nk kecoh,,,ambek r balik tarian 2….x hingin pon,,,,pas nie x yah dtg malaysia nk carik duit or merompak,,,ADA PAHAm!!!!!!!!!!!!!

    • Ammanda September 16, 2009 at 8:24 pm #

      Thanx untuk commentnya mbak vina,,
      Mbak vina,, Saya bersyukur karena banyak indon di malay yang masih bisa mencari nafkah,, walau saya belum pernah ke malay, namun saya senang karena rakyat indon bisa mencukupi kebutuhan mereka dengan mendapat ijin mencari nafkah di malay.
      Mereka indon yang mencari nafkah di malay tidak lah tahu menahu masalah pasal tari pendet, begitu juga pelajar pelajar malay yang ada di indon. tiada rakyat yang tahu pasal CLAIM ini sebelumnya hingga pihak DC menyatakan maaf atas kesalahpahaman promo tari pendet.
      Saya paham maksud mbak, namun pasal saat ini kenapa tiada kebijaksanaan antar kedua Pemerintahan untuk ambil tindakan tegas atas semua pasal yang telah ributkan rakyat dan pelajar pelajar antar malay dan indon?

  42. worldcreature September 16, 2009 at 1:34 am #

    indonesia menempah kerugian dengan bersikap demikian. di tv malaysia, jenuh mengiklankan “visit indonesia 2009” (adibah noor).. dgn krisis ini, saya tidak rasa Malasysian ingin melawat indonesia lagi…secara langsung, menjejaskan ekonomi pelancongan indonesia.tahun lepas saya ke Medan,byk juga shopping di pasar2..beli pon sbb kasihan org di sana..ada yg tarik baju paksa beli juga..merayu-rayu..tapi tak kisah pon sbb nak sedekah je… thn ini perancangan nak ke bandung/bali…nampaknya, batal …atas sbb? org di sana taknak Malaysian ke sana…indonesia cuma merugikan diri sendiri..
    Malaysia hantar bantuan setiap kali bencana..gempa bumi..tsunami…i think (n i hope) no more after this..hanya kerana tarian pendet yg saya pun xpernah tau dan tak ingin nak tahu…daripada gaduh dgn Malaysia, lebih baik mereka tlg mangsa gempa bumi…
    hopefully issue ini boleh selesai..
    aaminnn

    • Ammanda September 16, 2009 at 8:45 pm #

      Ok, thanx 4yr comment on this blog,,
      well, about the shopping center in medan, as i know they staff in any market usually just ask people to buy somethin in their market or shop. tapi tidak pernah saya tahu sampai tarik tarik baju,,, coz i like to go for travelling indo and because am indonesian , thats why i know about that.
      Bila nak sedekah, ada baiknya saudara/i worldcreature tidak lah ungkit pasal itu, ini bulan suci, jadi apa yang telah kita beri maka ikhlaskan lah dan jangan di ungkit. tidak halal jadinya kan.
      Begitu juga pasal bantuan bencana alam,.. ada baiknya kita tiada ungkit pasal sedekah pada blog ini, karena hanya akan mengurangi amal puasa saja.
      Mengenai bali, seperti yang saya katakan bahwa di bali, malay yang holiday tiada terganggu atau terancam. bahkan di perlakukan dengan baik selayaknya turis dan rakyat bali juga tidak pernah ada QUESTIONS kepada malay yang sedang holiday di bali mengenai tari pendet.
      Rakyat bali hanya tanya ” SUDAH BOKING HOTEL SIR ?, SUDAH PERNAH TOUR BALI ? … nha itu lah questions rakyat bali kepada malay atau turis lain yang umumnya di pertanyakan, bukan tari pendet.
      Jadi bali hingga kini, AMAN AMAN SAJA,,

  43. peaceworld September 16, 2009 at 9:01 am #

    Pasal konflik Indonesia dan Malaysia..hal ini berbangkit atas sebab kesalahan MEDIA INDONESIA mengapi-apikan hal yg sensetif.Membentuk kebencian hati Indonesia kepada Malaysia.Rakyat Indonesia tidak bersalah yg BERSALAH MEDIA INDONESIA yg membakar semangat Indonesia sendiri.PROFESIONAL KAH MEDIA INDONESIA? Di Malaysia warga Indonesia hampir 2juta orang hidup cukup aman di Malaysia tiada tunjuk perasaan walaupun mereka tahu konflik yg sedang berlaku.Mereka hidup di Malaysia dapat rasai cerita sebenar dlm suasana aman di Malaysia.Media Malaysia ada menceritakan juga hal yg berlaku tetapi alhamdulilah warga Indonesia memahami.Bekerja mencari rezeki siang dan malam tiada siapa menganggu,malah pendapatan mereka cukup mewah.Pada HUTRI 64 yg lepas berbagai acara di sambut dgn meriah di Malaysia malah radio/TV Malaysia mengucapkan SELAMAT HARI ULANG TAHUN INDONESIA KE64 kepada warga Indonesia di Malaysia.Itulah keamanan Malaysia,warga Indonesia di Malaysia dpt menceritakan sendiri bila pulang ke Negara Indonesia nanti.Jika ingin tahu keamanan di Malaysia dipersilakan.Awas pastikan datang dengan cara yg betul menggunakan pasport.
    Kepada MEDIA INDONESIA keamanan terletak kepada penulis MEDIA,isu yg sensetif yg kecil janganlah diperbesarkan.Salah faham sesuatu isu yg ketidak puas hati Indonesia kepada Malaysia sila tangani melalui saluran yg betul.Bukan terus menyiarkan atau buat tuduhan melulu dgn fitnah yg tidak berasas.Rakyat mana yg tidak sayangkan Negara masing-masing jika semangat dibakar oleh pihak tertentu.
    Syukur Alhamdullilah rakyat Malaysia masih tidak mudah melatah dgn semua hal yg berbangkit,tiada tindak balas tunjuk perasaan di kedutaan Indonesia di Malaysia,tiada anti Indonesia,tiada pergaduhan atau mengusir rakyat Indonesia,malah rakyat Indonesia di Malaysia memahami hal ini boleh selesai dgn aman.MEDIA INDONESIA pastikan penyiaran berita atau info yg profesional bkn emosionaldan fitnah yg tidak berasas kerna yg benar dari ALLAH yg salah itu Makhluk Manusia itu sendiri.aminn..

    • Ammanda September 16, 2009 at 9:03 pm #

      Media hanya lah tempat rakyat mendapatkan NEWS,,
      Saya mendapatkan news dari media luar dan saya tuangkan ke BLOG,,
      Seperti yang anda katakan, yang salah adalah manusianya sendiri … nha siapakah manusia yang anda maksud ? saya WRITER dan blog media saya menuangkan news yang saya ketahui baik dari telingah, mata dan dari media lain. Sebagai WRITER saya hanya berbagi apa yang saya ketahui, dan saya akan mencari kebenaran atas apa yang terjadi, tentunya dari awal hingga akhir dari news tersebut. Saat ini, saya tetap menulis dan berbagi, baik tentang apa saja yang saya ketahui.
      Apakah ada yang salah dengan pekerjaan saya ? salahkah saya dalam berbagi di rubrik comment ?
      apakah saya ada memaki dan berkata kotor atau kasar kepada commenttator semua ?
      jadi intinya siapakah manusia yang anda maksud dalam comment di atas ( yang salah adalah manusia itu sendiri )
      Tentunya mereka yang tidak bisa menahan hawa nafsu, emosi di hati terutama saat bulan suci rahmadan lah yang salah. Harusnya sebuah media tidak di salahkan, karena tanpa media anda anda tidak akan tahu apa pasal yang ada,, anda tidak akan tahu mengenai sweeping dan perbakaran bendera.. semua karena media anda tahu bahwa ada hal yang baik dan tidak yang sedang melanda negeri atau warga malay atau indon. Tanpa media anda tidak tahu apa apa, pasal indon dan warga malay yang ada di indon.
      Yang harus di pertanyakan, adakah mereka yang terbawa emosi, amarah, memaki, dan berkata kasar saat ini menyadari behwa saat ini adalah bulan yang suci ? adakah di benak masing masing saat ini benar benar mengamalkan ibadah puasa dan agama ? kalau benar, kenapa masih ada amarah ? kenapa ada caci maki, ungkit sedekah ?
      seharusnya sebelum memberi comment di baca dulu baik baik reply saya untuk semua commentator, Namun ingat bahwa kita harus mengamalkan puasa dan AGAMA, bukan hanya karena di bulan rahmadan, namun walaupun tidak di bulan rahmadan harusnya mmembaca NEWS dengan tenang, ambil hikmah nya dan comment lah sesuai yang berpendidikan dan berbagilah tentang ilmu pengetahuan yang anda ketahui mengenai bahasan blog yang di buat agar satu sama lain saling memahami dan bisa belajar dari blog news tersebut untuk lebih baik bukan jadi BUMERANG…

  44. vina September 17, 2009 at 2:08 am #

    mm…papelah…silelah dtg malaysia,,,,,,,,,,

    • Ammanda September 20, 2009 at 2:36 am #

      🙂

  45. toik2 September 17, 2009 at 3:10 am #

    salam ramadhan…

    cukup2 lah isu ini wahai saudara-saudaraku…
    saya rasa tidak perlulah kita hebohkan isu tarian pendet ni kerna
    semua sedia maklum yang tarian pendet ni memanng tak dikenali di malaysia.
    maka,,kami hanya menganggap ianya hanyalah salah phm pihak discovery channel..

    maaflah..tapi yang saya tidak faham kenapa wrga indonesia rmi yang masih tidak faham..
    contohnya…ada warga indon yang memaki dan menggertak rkyat malaysia di yahoo chatting room..
    kami hanya gelak je…coz…its look so..memalukan…
    kita…serumpun then bergaduh kerana mencuri budaya…
    tak logik..
    guys…come on…
    no more fight…at least…kalu btol pon kami salah…
    saya mintak maaf banyak2 n tak perlulah dikecohkan lg ye
    sebab kita ni slg memerlukan…
    bila anda susah…kami tlg… n harap perkara remeh ini jgn lah d diskus lg…
    smpi nk fail kn stdent malaysia d indon….what for?

    tlg…lah…
    fikir dengan logik akal…
    jgn secara emosi…kami da bnyk bntu rkyat anda…bkn nk mengungkit ye kawan…
    just 2 remind u all…
    maafkan kami…(walaupun not our faul)
    but truly…saya juga udah capek..
    i love ur tradition 2…but not to steal it…
    we have our own tradion 2 take care of…
    let just share it…ok..
    both will happy n proud…
    salam 4 becoming syawal…

    • Ammanda September 20, 2009 at 2:37 am #

      its ok,,
      just PEACE ……….

      🙂

  46. bdk lawa September 23, 2009 at 9:21 am #

    nothing bout tarian pendet ni,just indonesian too emo…hampeh!!!!

    and you as a blogger and especially media Indonesia should know how to get, use, filter information that you got…dont just main tuang je dekat blog,main siar je kat tv.sekarang ni kita da information age, so patutnya kita perlu tahu yang mana betol yang mana salah….rakyat yg dapat salah information akan jadi macam ni la…sbb kan dapat salah information+sayangkan indonesia sgt,smpai nak berperang…for me, yang bersalah sekarang ialah MEDIA INDONESIA….mengapi-apikan rakyatnya dengan mensensasikan berita berita yang tak betul….

    • Ammanda October 13, 2009 at 10:53 pm #

      Silahkan baca Hentikan konflik Malaysia dan Indonesia
      Siapa yang salah?
      media indonesia?
      apakah media malaysia juga tidak turut ambil ahli untuk menyebarkan news ini?
      jgn salahkan media mana pun, karena tanpa media kalian – kalian tidak akan mendapatkan news apapun dan tidak akan ada kemajuan tanpa membaca news
      ada baiknya berpikirlah positif untuk segala hal, segala news apapun yang bermasa, ambil hikmah dan pelajari hingga menemukan kebenaran, bukan menghakimi dan menyalahkan sembarang pihak,
      karena media akan menulis dan menyebarkan news yang mereka ketahui untuk di ketahui umat dunia, namun semua news itu juga memiliki akhir dari setiap news yang terpanas sekali pun,
      ok
      thanx,,

  47. Maman September 24, 2009 at 3:45 am #

    Hai…. saya ini warga Singapura. Nah kalau di sini, kuda lumping/kepang itu popular sekali. Dan selalu ditarikan di majlis perkahwinan. Itu kerana disini ramai sekali orang melayu yang berketurunan Jawa. Tidak pula Indonesia menyatakan Singapura mengklaim budaya mereka? Kenapa hanya Malaysia saja yang jadi mangsa kebencian Indonesia? Saya ini orang Melayu Singapura yang berketurunan Bugis. Jadi ingin saya tanya rakyat Indonesia, kalau saya ingin mempraktikkan budaya Bugis di Singapura apakah nanti orang di Sulawesi Selatan marah? Sudah lah…… kita harus berpikiran rasional sebagai bangsa yang bertamadun. Jangan gaduh lagi lah Indonesia dan Malaysia… PEACE.

    • Ammanda September 29, 2009 at 11:40 pm #

      Peace

    • worldcreature October 1, 2009 at 1:42 am #

      ha…see… pihak ketiga punya idea juga yg bagus… 🙂

  48. johari September 26, 2009 at 11:50 pm #

    Kerja wartawan itu bagus amanda tapi ingat setiap manusia pasti akan mati kalau suka sebar fitnah tunggu hari pembalasan di akhirat. Dan satu lagi jangan jadi gajah sama gajah berlawan kancil ditengah mati terhimpit.

    • Ammanda September 29, 2009 at 11:59 pm #

      setiap kejahatan akan ada balasnya,,
      saya hanya menulis apa yang saya ketahui,, yang saya dengar dan baca,,
      justru kamu seharusnya berpikiran jerni,, dan balik ke diri sendiri,,
      apakah orang yang selalu berpikiran negatif kepada pekerjaan orang lain yang mana tanpa hasil dari pekerjaan orang lain tersebut kamu juga tidak akan mengetahui apa pasal yang terjadi di dunia ini??????????????
      apakah pekerjaan yang mamberi informasi apa saja yang penulis dengar, baca , lihat di sharing kembali di dunia media internet itu dosa? apakah itu berupah fitnah? lalu apakah sosok yang MENGHAKIMI orang lain tanpa menghargai jeri payah orang lain dalam memberi informasi tentang apa saja,, apakah orang yang menghakimi itu sudah benar dan pantas mengucapkan kata – kata KARMA?
      Bukan hanya malaysia, indonesia juga banyak mendapatkan kabar kabar buruk dari negara negara lain, dari masalah keperintahan, teroris bahkan bencana alam, namun saya sebagai penulis tidak pernah menghakimi atau memaki bahkan berkata kata kotor dan kasar atas samua karya tulis yang ada di media manapun mengenai indonesia. Karena saya tahu benar tugas seorang penulis, dan penulis indonesia memiliki hukum dalam menulis sebuah karya tulis. Jadi tidak sembarangan saudara JOHARI ………………
      Jadi sebelum anda mengucapkan kata kata karma,, coba lah intropeksi diri sendiri … apakah anda tidak akan mendapatkan karma apabila anda selalu berpikiran negatif terhadap hasil kerja seseorang ?
      apakah anda tidak akan mendapatkan karma kalau anda merasa media itu tidak baik di masyarakat? lalu apakah anda bisa mengetahui pasal apa saja di dunia ini tanpa media? apakah anda sudah benar2 pintar ( clever ) tanpa media? media bukan hanya wartawan, tp juga internet, pembawa acara, buku, televisi, telephone, handphone, surat, dll
      apakah tanpa semua itu anda bisa maju seperti sekarang? apakah tanpa newspaper, internet, magazine anda bisa mendapatkan info kerja? memang bisa, tapi untuk info yang mendunia, apakah anda bisa?
      jadi sebelum menghakimi seseorang, nilai lah diri kita sendiri,, sementara seorang pencuri pun,, kita tidak boleh menghakimi sendiri,, harus di introgasi terlebih dahulu lalu di cari kebenarannya agar dapat di jelaskan ke public.
      Apalagi kami yang di media,, tentunya kami akan lebih cermat untuk mengikuti kilas news yang di dengar, baca, atau pun lihat lewat Televisi dan juga berbagai sesama teman online internet.

  49. worldcreature October 1, 2009 at 1:45 am #

    takziah kepada mangsa gempa di Indonesia…. elokl lah kita bermuhasabah…
    pasti ada hikmah di sebalik bencana…
    alhmdlh isu pendet ini dah tidak di mainkan oleh media di sana…
    slm aidilftri n maaf zahir batin 🙂

    • Ammanda October 1, 2009 at 8:45 pm #

      🙂

      yeah, bersama kita berdoa buat semua umat manusia yang tertimpa musibah di mana saja,
      Begitu juga untuk lokasi indonesia,, berdoa dan bersama2 menjaga alam bumi ini agar tetap layak buat kita2 dan agar tiada lagi musiah yang terjadi,,
      amin

  50. bee October 5, 2009 at 3:46 am #

    Salam,

    Benda nie sebenarnya hal kecil sahaja tapi dibesar-besarkan.Kita semua saudara serumpun. Tak perlu la bercakaran sesama sendiri. Mungkin cuma segelintir sahaja rakyat Indonesia yang terasa untuk perkara kecil sebegini. Budaya memang perlu dijaga untk diwarisi oleh anak cucu kita. Apa yang disuarakan tidak salah tapi cara nya tidak kena.. Bila baca berita sebegini, sayang rasanya bila kita bertelagah sesama sendiri. Apa pun pemerintah perlu memainkan peranan dalam hal ini agar semua pihak terutama rakyat faham dan akur dgn setiap penjelasan. Tak perlu ribut2!!! Buat semua warga Indonesia, Takziah diatas musibah / bencana yang sedang melanda negara anda. Doa kami rakyat Malaysia tetap bersama anda..

    P/S : jgn tolak bantuan dari Malaysia yer..

    • Ammanda October 5, 2009 at 4:49 am #

      Thanx bee,,
      Masyarakat indonesia memang sedang di landa musibah dan pasti nya seluruh umat yang ada di indonesia akan mendoakan mereka yang terkena musibah baik itu di jawa atau di sumatera barat.

  51. lOvelypEacH October 6, 2009 at 9:47 pm #

    saye sebagai warganegara Malaysia yg bersemangat patrriotik ni sebenarnyer menyampah dengan sikap pihak…[paham2 ler..].tapi sejujurnyer saye katakan kat sini,saye memang tak pernah tau pon tarian pendet tu ape,,but saye bukan jenis yang cepat men emosi..tak suke kutuk2 ni,poyo abes tau..
    juz harap malaysia tercinta and indonesia kembali berdamai.
    sye paling benci pergadohan coz sye nanti mesti terikut-ikut nak bergadoh..wawa..
    pe2 pon,,wat ammanda,truskan usaha tok meredakan keslahfahaman ini k,,dont give up!
    he2,,inilah sifat semula jadi rakyat malaysia,sabo..
    well,,PEACE NO WAR!

  52. bee October 7, 2009 at 9:41 pm #

    Amin…

    • Ammanda October 7, 2009 at 11:13 pm #

      yeah,, bee

  53. Ammanda October 7, 2009 at 7:09 pm #

    Ok, Thanx
    🙂

  54. Sedarlah October 7, 2009 at 10:55 pm #

    Salah satu sebab bala bencana diturunkan Allah adalah apa bila muzik banyak dimain….

    • Ammanda October 10, 2009 at 5:57 am #

      ?
      tiada yang tahu rencana yang ESA terhadap UMAT NYA

  55. Org Ganu Kiter October 12, 2009 at 1:50 pm #

    Salam semua…

    Saya suka membaca post-post di website milik Ammanda ini kerana kebanyakan pihak yang memberi komen di sini menyuarakan pendapat mereka secara rasional dan berhemah. Tidak seperti di laman web lain yang rata-rata pihak dari Indonesia dan Malaysia saling bergaduh dan menggunakan kata-kata kesat, caci dan maki.

    Pada pendapat saya, rakyat Indonesia tidak harus beremosi keterlaluan mengenai isu tarian pendet yang sudah diketahui umum ini. Memang benar semuanya hanya salah faham yang berlaku akibat kesilapan daripada pihak Discovery Channel yang menyelitkan tarian tersebut dalam klip video untuk promosi Malaysia. Saya amat berharap agar rakyat Indonesia dan Malaysia berhenti daripada terus-terusan bergaduh mengenai isu tarian pendet ini.

    Bagi saya, isu universiti-universiti di Indonesia yang berhenti daripada mengambil pelajar Malaysia untuk menuntut di sana tidak seharusnya berlaku kerana institusi pendidikan perlu berada di tahap tertinggi dan tidak digugat oleh pengaruh politik atau sentimen-sentimen negatif oleh pihak-pihak lain. Contohilah Universiti Andalas yang masih sedia untuk mengambil pelajar-pelajar dari Malaysia untuk belajar di sana.

    Saya juga mahu mengucapkan takziah kepada mangsa-mangsa gempa bumi di Padang, Sumatera.. Semoga mereka tabah dengan ujian dari Yang Maha Kuasa.. pasti ada hikmah disebalik dugaan ini.. Kami rakyat Malaysia hanya mampu berdoa dan menghulurkan bantuan kepada mangsa yang memerlukan… Mudah-mudahan dengan bantuan tersebut, penderitaan mereka dapat diringankan.

    Saya berdarah campuran, iaitu saya ada keturunan Melayu, Cina, Minangkabau, Bugis, Arab dan India. Jadi, adalah tidak salah untuk saya amalkan kebudayaan masyarakat Cina, Minangkabau dan Bugis di negara kelahiran saya Malaysia, asalkan ianya tidak bercanggah atau tidak bertentangan dengan agama saya. Pada pendapat saya, kebudayaan bangsa masing-masing boleh diamalkan di mana-mana tempat individu itu berada tanpa mengganggu pihak lain.

    Akhir sekali, saya amat menginginkan agar rakyat Indonesia dan Malaysia kembali berdamai, sebagai satu rumpun Nusantara..
    Salam sayang dari saya untuk anda dan semua…
    😀

    • Ammanda October 13, 2009 at 10:40 pm #

      Terima kasih Org Ganu Kiter
      saya sudah tulis blog mengenai Hentikan konflik Malaysia dan Indonesia
      Kamu boleh baca blog tersebut

  56. Amirull October 13, 2009 at 10:08 pm #

    PUTRAJAYA Sept. 21 – Menteri Luar, Datuk Anifah Aman berasa pelik dengan sikap media Indonesia yang enggan menerima penjelasan akan isu tarian Pendet yang telah mencetuskan insiden anti-Malaysia di negara itu.

    Sebaliknya, para pemberita Indonesia terus mengulangi isu itu di surat khabar, kata beliau kepada pemberita di rumah terbuka Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak di Seri Perdana, di sini, hari ini.

    Beliau berkata, Malaysia telah pun menerima penjelasan Discovery Channel mengenai kontroversi tarian Pendet itu dan penjelasan itu juga telah disampaikan kepada kerajaan Indonesia dan mereka juga telah menerima penjelasan itu.

    Beliau berkata, Malaysia tidak pernah mengakui tarian Pendet itu adalah tarian Malaysia dan ianya adalah kesilapan pihak Discovery Channel.

    Anifah berkata beliau telah membuat penjelasan dalam pertemuan dengan rakan sejawat dari Indonesia, Hassan Wirajuda pada Khamis lalu.

    Beliau berharap selepas pertemuan itu, yang telah berjalan dengan baik, segala masalah yang dihadapi oleh kedua-dua negara akan dapat diselesaikan dalam cara yang terbaik.

    “Saya telah perjelaskan dalam sidang akhbar (di Indonesia) bahawa Malaysia tidak ada masalah dengan Indonesia,” katanya.

    Pertemuan dengan Hassan Wirajuda itu adalah berikutan insiden anti-Malaysia dan laporan media yang negatif terhadap Malaysia di republik berkenaan.

    • Ammanda October 13, 2009 at 10:45 pm #

      Silahkan baca blog saya mengenai Hentikan konflik Malaysia dan Indonesia
      Selain itu juga blog mengenai beberapa pihak provokasi yang telah meresahkan warga Indoneisa sendiri juga warga Malaysia.
      Ada baiknya kamu – kamu juga baca blog yang lain mengenai kelanjutan dari Konflik Malysia dan Indonesia ini, agar ada kejelasan dari pihak Indonesia yang kamu baca di blog – blog jadi tidak hanya baca blog yang bisa memancing emosi, tapi akhir dari cerita di blog – blog yang selama ini hot, tentunya setiap news memiliki akhir dari hasil investigasi yang telah di selidiki dari kedua pihak Negara untuk kedamaian dan hubungan kerjasama agar tetap terjaga.
      Terima kasih

  57. Hamzah November 10, 2009 at 9:54 pm #

    Anak saya: Ayah, boleh tak melawat Indonesia sekarang ni?
    Saya jawab: Jangan dulu.Dia orang benci kita. Nanti kena
    serang. Dia tu dah hilang kewarasannya.
    Anak saya: Kawan Wa baru pergi Jogjakarta semalam.
    Saya jawab: Mengapa ambil risiko?
    Anak saya: Kalau gitu, mana tempat yang safe? Thailand
    ada demonstrasi, Filipina ada ribut banjir,
    Myanmar closed country, Cambodia ada kes dgn
    Thaksin, Sri Lanka masih kecoh.
    Saya jawab: Pergi Vietnam, Ho Chi Minh City, atau Spore.
    Anak saya: Kita kan baru balik dari Ho Chi Minh
    City? Dah pergi Bandung dua kali tahun
    dulu, Spore dah dua kali.Wa pun dah ke
    Jakarta sebelum kecoh-kecoh ni.
    Saya jawab: Kalau nak safe, pergi visit China.Ayah
    pun nak pergi bulan Mac next year.
    Anak saya: Oklah. Wa nak pergi visit China.Tapi ni
    musim sejuk.

    Komen: Ramai rakan rakan saya, malah puluhan,
    dah tak minat lagi visit negara nenek
    moyang saya.Sebelah bapa orang Bugis,
    sebelah Ibu orang PagAr Ruyung, Minang.
    Kerana adanya elemen INDONESIAL disana!

  58. zam November 14, 2009 at 9:52 am #

    salam….saya dari malaysia…..
    malaysia dan indonesia….
    tak payah lah kita bergaduh pasal tarian ni….
    ini hal dunia yang teramat temeh sekali…

    kita sebagai rakyat dan seagama,serumpun…
    patut bedamai….
    orang luar akan bersorak kita sesama islam begaduh..
    banyak benda yang kedua2 negara boleh buat dari berbalah tentang tarian ni..

    pandanggan saya..lebih baik kita bersatu,,,berpakat supaya bangsa kita ni…tidak mudah dipermainkan untuk kepentinggan pihak lain…bersatu untuk agama,,bangsa dan negara masing2..

    berpakatlah kita….untuk benda yang berfaedahhhh
    bukan begaduh..mencaci,menghina..berbunuhan untuk isu yang tersanggatlah kelakar ni..(pasal tarian)

  59. Dedy Iskandar November 25, 2009 at 6:54 am #

    Assamuikum Wr Wb
    Kesenian Daerah Bukan Pakai Otak Tapi Darah

  60. Hamzah December 5, 2009 at 9:58 pm #

    DiUniversitas Universitas Indonesia, ada banyak pakar ilmu sejarah, “pre-history “dan “modern history”. Sepatutnya mereka cendikiawan dan professor di Universitas itu tulis dalam media massa dan keluarkan hasil kajian sejarah, beritahu dari mana usul asal Tarian Pendet itu, dari mana kebudayaan Indonesia itu berasal, unsur unsur Borobodur dan adat resam di Istana Jogja dan di Bali. Dengan mereka berdiam diri, elitis dan kaum intelek di luar gedung Universitas terus ambil kesempatan bakar semangat generasi muda untuk membenci Malaysia dan buat tuduhan curi mencuri. Kalau mereka diberitahu bahawa tarian itu diciplak dari budaya Hindu, bagitu juga adat istiadat di Bali dan diJogja, kalau mereka diberitahu “what is fact, what is fiction”, tuduhan ini tidak akan merebak.

  61. Hamzah December 5, 2009 at 10:21 pm #

    It does appear that Jakarta and other cities in Java are dominated by MOB RULE. Do these elements ever open their eyes of what achievements other countries have achieved? CHINA today is an Industrial Power, an Economic Power and a Nuclear Power. The same goes with India, which is an Industrial Giant, an I.T. Power and a Nuclear Power. Indonesia, the next largest country should have followed suit.
    Chinese and Indian scientists, techologists and professionals span the globe in many developed countries. And sad to see, Indonesia has not done it other than exporting its manual and enskilled workers to the tune of 3 millions. As long as Indonesians are busy with their Pendet dances and “Hinduised culture”, and sap the energy of their youth on unproductive activities, creating enmities with their neighbours, the country will remain Under-Developed, if not Undeveloped.
    With huge untapped resources in its land and sea-bed, Indonesia should have attained an Economic and Agricultural/Industrial Power status in its own right!!!

  62. Desi May 13, 2010 at 4:27 am #

    @Hamzah: Bali’s culture is so much different from Indian’s. Please learn more about it. Bali deserves recognition, that’s why many people from western countries flock in that island enjoying its both nature and culture (they don’t go to India or Srilangka). Indonesians middle class are not like Chinese or Indians, they lead a good life in their own countries. That’s why not many educated Indonesians in other countries. If you only talk about their less educated ones who find jobs in other countries, India and China export them too, and also Malaysia. You can find many Malaysians in Middle East as coolie. During recent world economic crisis, Indonesia maintains its economic growth at 4-5% rate, while Malaysia had a negative one.

    Back to the issue. It’s a conflict between Indonesian and Malaysian government. Let them settle it through diplomatic channel. The Indonesian actually doesn’t easily believe Malaysian gov’t explanation on discovery channel fault or the fault of advertising agency which was hired by Malaysian gov’t. Of course the advertisement which promoted Malaysia must be evaluated by Malaysian gov’t before it goes to the media. So, Malaysian government should have known that their advertisement included Balinese pendet dance. It’s so lame when they put the blame to the company which made it. However, as I say before, let it be a dispute between government, no need to raise hatred between people.

  63. Ammanda May 17, 2010 at 8:39 pm #

    http://blog.baliexpat.com/hentikan-konflik-malaysia-dan-indonesia/

    Please read this BLOG,

    Thanx

  64. pika August 21, 2010 at 4:09 am #

    Isu2 malaysia – indonesia
    http://www.topix.com/forum/world/malaysia/TR8RT7DGFLE7L8G75

  65. Elly August 25, 2010 at 12:45 am #

    Saya dari Malaysia, sebelum isu tarian pendet diperkatakan, saya langsung tak tahu apa itu tarian pendet dan dari negara mana? saya tanya saudara2 yg lebih tua, tarian pendet tu tarian macamnana? mereka pun tak tau…so, kenapa orang Indonesai mengatakn kita curi budaya mereka…budaya yang tidak diketahui…

  66. bang kribo June 19, 2012 at 8:14 am #

    ckcckkkk
    dasarr … tukang copypaste

    biadap amat

  67. Melayu October 7, 2012 at 10:01 pm #

    Klaim Malesia hanya dampak sertaan dari sejarah kita sebagai bangsa nusantara yang dipecah-belah dan diadudomba oleh kolonialis Eropa. Kasihanilah saudara kita itu, mereka sekarang sedang dalam fase yang sangat berat dalam upaya menemukan jatidirinya 🙂

  68. Arief July 21, 2013 at 8:31 am #

    Kami juga berdo’a terus nih ..umat manusia di seluruh dunia sedang terus menerus kena musibah amat dahsyat, jauh melebihi tsunami. Di aceh ..dan tempat lainnya berupa gelombang idelologi materialisme ( padanannya obyek, materi, nilai rasanya nilai rasa obyek ya ujung ujungnya adalah emosi yg negatif ..seperti saling menghina..merasa superior..) semua manusia di dunia terkena..sangat sulit dipercaya tapi nyata, ngaku beragama tapi kelakuannya kelakuan syetan. Ketahuilah Manusia itu sebagai Hamba ALLAH, selalu mohon ampun kesalahannya, selalu mengabdi setiap saat kepada ALLAH, Ingat Selalu MENGABDI hanya kepada ALLAH. Manusia diuji dengan kepandaiannya, kebodohannya, kekayaannya, kemiskinannya, kesehatannya, kesempurnaan badan DLL…apakah dengan ujian itu Anda bisa LULUS UJIAN???? Jika anda punya prilaku seperti syetan…tersebut.. PASTI TIDAK Lulus. Apakah kita bersusah payah hidup didunia hanya sia-sia amalan kita jadi tidak diterima ALLAH SWT. Camkan wahai saudaraku. Kalau syetan sih memang punya tugas pokoknya ngajak yg tidak baik, itu mah emang kerjaannya.

  69. Arief July 21, 2013 at 8:47 am #

    Mayoritas Manusia modern Saat ini BELUM MAMPU menggali dari ajaran ALLAH, Tuhan Yang Maha Esa yang ditampilkan dalam “peta-peta” kehidupan sehari-hari. Sehingga manusia hatinya sangat keras dan tidak TAKUT kepada ALLAH. Sangaat Luar biasa!! Alias Hanya orang gilalah yg tidak takut dengan ALLAH. Luar biasa manusia sangat berani melakukan hal hal yg jelas jelas dilarang oleh ALLAH. Saling ejek, saling hina..saling ancam..saling merasa pintar..saling merasa benar..janganlah kita “bermain-main” dengan dengan larangan ALLAH. Camkan!!

  70. amir arsyad September 17, 2016 at 7:35 am #

    Dulu aku suka indonisia. Aku rasakan negara itu seperti adik beradik kami. Sangat mirip. Hinggakan rakan sekerjaku dari Amerika menghina negara itu aku bisa bertumbuk. Tetapi setahun lepas aku jadi benci kerana secara tidak sengaja aku lihat warga indonisia selalu bermulut jahat di dalam kebanyakan video dari Malaysia yang disiarkan di you tube.
    Tapi Demi Allah, hari ini !7/9/2016. Air mataku hampir menitik melihat kesabaran, keramahan dan keluhuran Ammanda. Ternyata aku khilaf dalam menilai Indonisia. Tak semua mereka jahat, hanya segelintir.

    Untuk pencerahan. Indon itu bukanlah kerana kami menghina, tetapi indon itu adalah singkatan dr nama negara indonisia.

    Di sini banyak yang disingkatkan.

    Bangladesh disingkat bangla
    filipina disingkat filipin
    kuala lumpur disingkat Kl
    dan banyak lagi.

    selalunya kami hanya gunakan singkatan untuk sesuatu yang kami rasa dekat dan mesra di hati. Mungkin kerana negara kita byk persamaan jadi kami lebih suka memanggil indon berbanding indonisia yang kedengaran formal, seolah-olah kita baru berjumpa.

    kata2 kesat yang tertulis di komentar2 di atas semuanya sudah pernah saya gunakan. Dan sekarang saya menyesal. Menyesal kerana melihat isu budaya melebihi isu persaudaraan islam. Budaya sangat penting dan adalah lebih penting diselesaikan dengan cara yang mulia.
    salam damai.

  71. amir arsyad September 17, 2016 at 9:09 am #

    Ammanda boleh berkongsi tip agar terus tenang dan kuat mental bila menghadapi situasi dan manusia-manusia yang mencabar kesabaran. Teman-teman lain juga boleh berkongsi tips. Rasanya yang lain pasti suka topik ini kerana kita akan menggunakan dalam kehidupan seharian.

    mudah saja kalau di serch di internet, namun mendengar dari pengalaman orang seperti ammanda juga bagus.

    love Bali, terutama kulinernya..yumyum…

    masih ingat temanku suriadi..asyik dengan wayang kulitnya. Sanggup ke pantai timur malaysia untuk megenali wayang kulit malaysia. Katanya nama sama, nampak pun sama, cuma wayang malaysia lebih kepada pengaruh thailand (Kerana pantai timur sejarahnya lebih berkait dengan pattani dan siam berbanding pantai barat yang menerima pengaruh indonisia)

    masih ingat orangnya, sangat lucu dan sangat cintakan budaya jawanya. Percaya atau tidak kalau dibiarkan dia boleh bercerita tentang budayanya sampai tiga hari tiga malam. Namun sayang dia dipanggil lebih awal. Tuhan mencintai dia melebihi yang lain.

    Utk terakhir kali. Terima kasih Ammanda, anda menyelamatkan saya dari kebencian yang berterusan. Mungkin betul ada yang tidak senang dengan negara serumpun ini.

    saya juga suka semua komen di atas, terutama dari Mae. memang benar ketika bencana tsunami menimpa indonisia semua masjid di Malaysia melakukan solat hajat, terutama selepas solat jumaat dan qiamullai.

    untuk ammanda, saya tidak pasti agama kamu, namun yang pasti kamu adalah manusia yang layak untuk dihormati dan dijadikan contoh. Berteman itu tidak memilih siapa kamu, tetapi yang dipilih ialah hatimu.

    salam damai Ammanda dan indon ( Aku bilang Indon kerana aku rasa kamu saudara terdekatku melebihi negara asean yang lain.)
    maaf kalau ada yang terasa hati. aku hanya insan lemah.

Leave a Reply

Powered by WordPress. Designed by Woo Themes