Galungan adalah hari yang sangat istimewa dan sangat di nantikan untuk kembali ke kampung halaman, sembayangan bersama keluarga dan teman – teman dan berkumpul bersama. Galungan yang seharusnya di nikmati dengan suka cita dan tawa bersama keluarga, namun sayang dan sangat sedih juga tragis yang di alami keluarga Made Widnyana, asla Gianyar. Made ( 29 ) bersama istrinya ( 25 ) dan anaknya ( 4 ) mengalami kecelakaan Rabu ( 14/10 ) saat Hari raya Galungan. Saat itu Made dan keluarga akan pulang ke kampung halaman untuk bersembayang, namun naas saat di perjalanan sebuah sepeda motor yang di kendarai oleh Putu Suryantika ( 16 ) pelajar SMU dari Karangasem dengan kecepatan tinggi dari sebelah timur menuju barat yang saaat itu menyelip karena ingin segera sampai ke tabanan tempat leluhurnya menabrak sepeda motor milik Made di jalan umun takmung. Kecelakaan yang sangat fatal itu menyebabkan Made Widnyana dan anaknya ( 4 ) terpelanting hingga tewas seketika di lokasi, sementara istri Made Widnyana saat ini dalam keadaan kritis di RSUD Klungkung karena luka berat pada bagian kepala.
Selain itu, Putu Suryantika yang menyelip saat keadaan macet di lokasi kejadian, ternyata tidak memiliki SIM. Hal ini sangat di sayangkan oleh pihak Satlantas, karena masih banyak orang tua yang tidak waspada terhadap putra – putrinya dan mengijinkan membawa kendaraan walau tanpa memiliki SIM. Di harapkan agar setiap orang tua lebih waspada lagi dalam pengawasan terhadap putra – putri masing – masing, dan di harapkan kepada setiap pengendara kendaraan agar lebi8h berhati – hati dan memikirkan keselamatan sendiri juga keselamatan orang lain. Agar mematuhi setiap rambu lalu lintas dan tidak menyelip terutama saat keadaan macet dan ramai.

Comments

comments